oleh

Rekanan Diduga Selewengkan Dana Pembangunan Jembatan Pekaloa

RADARLUWURAYA.com, LUTIM – Dana pembangunan Jembatan Pekaloa, Kecamatan Towoti, Kabupaten Luwu Timur, diduga diselewengkan oleh pihak rekanan.

Pasalnya, jembatan yang dikerjakan pada tahun 2015 dan 2016, telah mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bahkan, jembatan yang menelan anggaran sekitar Rp 900 juta lebih, sudah mulai ambruk

Pada tahap awal pembangunan jembatan tersebut, menelan anggaran sebesar Rp. 587 juta rupiah, dana tersebut bersumber dari APBD tahun 2015.

Sementara, pada tahun 2016 proyek jembatan tersebut, kembali mendapat kucuran dana sebesar Rp. 400 juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang mengatakan jika pihaknya akan segera melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan anggaran tersebut.

“Unit Tipikor akan segera turun melakukan pengecakan fisik, selesai pengecekan fisik rencananya tim akan melakukan koordinasi dengan ahli konstruksi dari Politehnik Negeri Ujung Pandang,” katanya, Rabu (7/8).

“Jika ada temuan ahli maka akan dibawa ke BPKP perwakilan Sulsel untuk dilakukan perhitungan kerugian negara,” sambung Iptu Akbar.

Sekedar diketahui, proyek pembangunan jembatan tersebut dikerjakan oleh CV Timur Engineering sebagai pemenang tender pada tahun 2015. (Ald)

Komentar