oleh

Rekanan Laporkan Kejadian Kebakaran Gedung IAIN Palopo, Ini Masalahnya

RADARLUWURAYA.com – Lantaran penuh tanda tanya atas Insiden terbakarnya atap gedung Fakultas FEBI IAIN Palopo. Akhirnya pihak rekanan proyek resmi melapor ke Polres Palopo, Selasa (8/1).

Kepala Proyek PT Bangun Bumi Indah, Irmayanti resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Palopo, lantaran menduga kebakaran tersebut ada faktor kesengajaan.

“Kami menduga ini ada unsur dari luar, dugaan kami, ini pembakaran. Kami rekanan rugi kurang lebih Rp1,1 milyar,” tutur Irma Magrib tadi, usai memberikan keterangan kepada pihak penyidik.

Irma mengatakan, dirinya dimintai keterangan selama empat jam. Selain dirinya, juga dua orang buruh bangunan yang ada di lantai tiga saat itu, ikut memberikan keterangan.

BACA JUGA; Gedung Baru IAIN Palopo Terbakar

“Laporan resmi kami, meminta polisi untuk menyelidiki kasus kebakaran ini. Sebab, sampai saat ini, sebab kebakaran belum diketahui,” beber Irma lagi.

Irma meyakini, kebakaran tidak disebabkan oleh korsleting listrik seperti keterangan yang diberitakan beberapa media saat kebakaran gedung IAIN Palopo tersebut, termasuk bukan akibat aktivitas pengelasan.

BACA JUGA; Sumber Api Masih Misterius, di TKP Tidak Ditemukan Tanda Korsleting Listrik

“Lantai tiga sudah steril. Sudah tidak ada alat kerja. Tidak ada pekerjaan atap maupun plafon, yang ada pemasang lis plafon, itupun tidak menggunakan las karena bukan dari bahan besi,” sebutnya lagi.

Terkait buruh bangunan yang ikut diperiksa, mereka mengaku saat kejadian berada di lantai tiga dekat atap. Disitu tukang tersebut mengaku sedang membersihkan.

Diberitakan sebelumnya, atap Gedung Fakultas FEBI IAIN Palopo terbakar (7/1) sekira pukul 09.00 WITA.

BACA JUGA; Pasca Terbakar, Gedung Baru IAIN Palopo Disebut Nyebrang dan Bermasalah

Gedung ruang kelas belajar IAIN Palopo ini diketahui masih dalam proses pembangunan. Itu berada di Jalan Agatis. Dengan total anggaran pembangunan sebesar Rp22.444.927.000,- yang merupakan sumber dana dari APBN TA 2018.

Dimana pelaksana dilakukan oleh PT Bangun Bumi Indah dan konsultan pengawas adalah PT Elsadai Servo Cons.(*)

Komentar