oleh

Remaja Kalaena Dikeroyok Geng Daboribo Hingga Tewas

RADARLUWURAYA.com – Salah satu warga Desa Kalaena, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Muhammad Safii (18) harus meregang nyawa setelah dikeroyok oleh salah satu geng yakni Daboribo dari Kecamatan Mangkutana, Minggu (25/11/18) akhir pekan kemarin sekitar pukul. 01.00 dini hari.

Berawal dari pemukulan terhadap Muh. Syahroni alias Roni geng Daboribo di Lapangan Kecamatan Kalaena, sabtu (24/11/18) sekitar pukul.22.00 wita.

Atas kejadian tersebut Roni meminta bantuan kepada teman gengnya melalui akun facefook grup Daboribo,
Kemudian temannya yang bergabung dalam grup yang membaca chating permintaan bantuan tersebut langsung berdatangan dilapangan Kalaena yang berjumlah sekitar ± 20 orang.

Setelah mereka berkumpul sekitar pukul.01.00 wita geng daboribo melihat pengendara sepeda motor yang berboncengan melintas didepan lapangan, tak lain adalah korban (Muhammad Safii), lalu kelompok geng tersebut melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan menggunakan parang, batu dan tangan kosong terhadap korban.

Akibat dari penganiayaan itu, korban tidak sadarkan diri dan dirawat di Puskesmas Kalaena, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit (Rs) I lagaligo Lutim, selanjutnya dirujuk lagi kerumah sakit Sawerigading Palopo untuk menjalani operasi pada bagian kepala. Namun nasib nahas, korban menghembuskan nafas terakhirnya siang tadi, Rabu (28/11/18).

Mendapat laporan tersebut, aparat Kepolisian sigap melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang saksi yaitu teman korban, sementara dari pihak daboribo Polisi menetapkan tiga orang tersangka yakni, Muh. Sya’roni alias Roni (18), Dupi Yulazim alias Dupi (18), dan Nurwahid alias Wahyu (17).

Hingga saat ini, Polisi masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku lainnya dan pelaku utama atas nama Irfan Haris alias Ipong, Sukandi, dan David pimpinan daboribo. (*)

Komentar