oleh

Reski Aziz Sebut Syarifuddin Daud Belum Terbukti Korupsi

Reski Aziz (Ist)

RADARLUWURAYA.com – Pulangnya Ketua Yayasan, Masjid Agung Luwu Palopo, K.H Syarifuddin Daud dikediamannya di Kota Palopo Jln. Puang H. Daud, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo sejak, Jumat 14 Desember 2018, kemarin di klaim belum terbukti sebagai tersangka dalam kasus dugaan Korupsi dana hibah Masjid Agung Luwu Palopo senilai Rp5 Miliar itu.

Demikian di ungkapkan Humas Pesantren Datok Sulaiman Palopo, Rezki Aziz kepada radarluwuraya.com via whatshapp, “Kerugian Negara belum ada sama sekali, sampai hari ini belum ada Vonis dari pengadilan,” jelas Rezki Sabtu (15/12).

Bahkan Reski Aziz yang juga merupakan Ketua GP Ansor Kota Palopo ini menyebutkan, beliau (Sarifuddin Daud) diberi kebijaksaan oleh Hakim setelah mendapat jaminan dari berbagai pihak. “Mohon doanya semua, semoga prosesnya berjalan lancar dan nama baik K.H Syarifuddin Daud segera dapat dipulihkan,” harap Juru bicara Ahmad Syarifuddin Daud (Ome) ini.

Sementara Mantan Wakil Walikota Palopo, Ahmad Syarifuddin Daud Saat di konfirmasi wartawan enggan berkomentar banyak. Dia hanya membenarkan bahwa ayahnya sudah ada di kediamnya, bahkan saat mengirimkan link berita dia hanya bekomentar “ini Judulnya benar isi beritanya Salah,” kata Ome Sapaan Akrabnya

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, yang di konfirmasi wartawan mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Agung Luwu Palopo masih dalam tahap penyelidikan.

“Sementara masih dalam penyelidikan,” singkatnya. (john)

Komentar