oleh

Rugikan Negara Rp210 Juta, Bendahara UPKD Purwosari Ditahan

RADARLUWURAYA.com- Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Wotu, Luwu Timur, menyelidiki dugaan penyelewengan pinjaman dana stimulan Tahun 2010 di Desa Purwosari, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur.

Penyidik Cabjari Luwu Timur di Wotu, kini telah melakukan penahanan Bendahara Unit Pengelola Kegiatan Desa (UPKD) Desa Purwosari, Sumarni.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Luwu Timur di Wotu, Budi Utama, mengatakan penahanan tesebut dilakukan karena penyidik telah diperkuat empat alat bukti.

“Dari hasil penyelidikan ditemukan perbuatan tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan Negara sekitar Rp.210 Juta melalui perguliran dana stimulan tahun anggaran 2010 – 2014” kata Budi, Kamis (18/10/2018)

Budi juga menambahkan, perkara tersebut merupakan hasil penyidikan langsung oleh Penyidik Cabjari Luwu Timur di Wotu.

“Untuk mempertangung jawabkan Perbuatanya, tersangka saat ini telah di tahan di Rutan Kelas 1A Makassar” jelas Budi

Adapun perbuatan tersangka tersebut fisangkakan melanggar, Primair‭ Pasal 2 jo dan Subsidair Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambahkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat (1) ke 1 KUHP pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Komentar