oleh

Sebanyak ini Veteran di Luwu Raya Yang Sudah Terverifikasi

RADARLUWURAYA.com- Jumlah veteran di Luwu Raya mencapai 3.000an, namun yang baru terverifikasi sebanyak 1.746 orang. Jumlah ini disebut masih bisa bertambah. Hal itu dikarenakan masih dalam proses pengumpulan data, sementara petugas Kanminvetcaddam dihadapkan dengan luas wilayah tugas. Yakni, Kabupaten Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara dan Kota Palopo.

Kakanminvetcaddam XIV-23/Palopo,
Mayor Kav Sugiyanto, mengatakan, veteran-veteran yang belum terifikasi harus memenuhi sejumlah syarat-syarat yang diajukan.

“Di Luwu Raya ada 3.000an veteran, namun yang baru terverifikasi sebanyak 1.746 orang,” kata Mayor Kav Sugiyanto, Rabu (19/12/2018).

Menurutnya, jumlah tersebut bisa bertambah, apabila mereka sudah mengumpulkan sejumlah surat administrasi, diantaranya foto copy formulir pendaftaran, piagam ( skep gelar kehormatan veteran RI), skep tunjangan Veteran RI, skep Dana Kehormatan (Dahor).

Selanjutnya, foto copy Kartu Identitas Pensiun, nomor rekening, surat kematian bagi yg janda/duda, Kartu Keluarga dan KTP.

“Sampai saat ini, kami masih mengumpulkan data tersebut di kelurahan/desa se Luwu Raya bekerjasama dengan Babinsa jajaran Kodim 1403/Swg, juga seijin Dandim 1403/Swg sebagai pembina veteran,” terang Sugiyanto.

Dari 1.746 orang, mereka terbagi dari veteran pejuang, pembela, tri kora, dwi kora dan veteran perdamaian.

Veteran pejuang, lanjut dia, adalah rakyat yang ikut berjuang pada masa perjuangan merebut kemerdekaan.

“Pejuang yang dimaksud adalah masyarakat yang saat itu membantu kemerdekaan. Baik itu dia sebagai kurir, tukang masak, mata-mata maupun yang langsung ikut berperang,” jelasnya.

Untuk bisa terdaftar sebagai veteran pejuang, kata Sugiyanto, syaratnya adalah orang itu minimal lahir paling muda pada tahun 1931.

“Kalau lahir tahun 1931, artinya pada tahun 1945 dia sudah berusia 14 tahun, sudah bisa berjuang,” ujarnya

Syarat lainnya adalah, juga harus diketahui lokasi perjuangannya, siapa saksinya (2 org saksi) dan siapa komandannya. Termasuk berapa tahun orang itu berjuang. Ada surat perintah berangkat operasi dan kembali operasi.

“Yang paling penting adalah tahun lahir di KTP dan KK harus sesuai,” SKCK dari Kepolisian dan tdk pernah terpidana tambahnya.

Khusus veteran pembela, dalam hal ini prajurit TNI, itu dilihat dari tahun tugasya di Timur-Timor. ” peiode dari tahun 1975 – 1976. Selain itu, belum bisa,” sebutnya.

Sedangkan syarat agar terdaftar menjadi veteran perdamaian, menurut Sugiyanto adalah prajurit TNI yang sudah melaksanakan tugas di luar negeri, seperti ikut pasukan perdamaian bersama PBB.

Sementara syarat untuk terdaftar menjadi veteran trikora, prajurit tersebut pernah bertugas di Irian Jaya pada tahun 1961 hingga tahun 1963

“Kalau syarat veteran dwikora, prajurit tersebut pernah bertugas di perbatasan Malaysia-Indonesia di Kalimantan pada tahun 1964 sampai 1966. Itu salah satu syaratnya, disamping juga ada syarat administrasi seperti yang saya jelaskan tadi,” tandasnya.(*)

Komentar