oleh

Setelah Direvisi BKPSDM, Formasi CPNS Palopo Berubah

RADARLUWURAYA.com – Kuota formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Palopo 2018, mengalami revisi dari Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Palopo.

Jika sebelumnya, kuota CPNS Palopo sebanyak 126 orang yang terdiri tenaga formasi umum 100 orang dan tenaga honorer Kategori Dua (K2) 26 orang, setelah revisi kuota tersebut berubah.

Itu menjadi, tenaga formasi umum bertambah menjadi 105 orang, dan K2 turun menjadi 21 orang. Demikian disampaikan Kepala BKPSDM Palopo, H Dahri Saleng, Rabu (19/9/2018).

Dari 105 tenaga umum, lanjutnya, tenaga guru sebanyak 31 orang, tenaga kesehatan 60 orang. Untuk tenaga teknis, kuotanya 14 orang. Dalam penerimaan CPNS kali ini, tidak diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK sederajat.

“Secara detail, kuota tenaga kesehatan meliputi dokter sebanyak 37 orang, perawat tiga orang, bidan dua orang, sanitarian ahli pratama tiga orang, nutrisionis terampil, sanitarian terampil, dan apoteker ahli pratama, masing-masing dua orang, kemudian administrator kesehatan, asisten apoteker, penyuluh kesehatan, pranata laboratorium, serta terapis transfusi darah, juga masing-masing satu orang,” rinci Dahri.

Hingga saat ini, BKPSDM belum menerima pemberitahuan resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat, terkait jadwal pendaftaran pelamar CPNS.

Meski demikian, dirinya membenarkan adanya surat edaran Kepala BKN No: K26-30/V/134-2/99 tertanggal 17 September, terkait penundaan pengumuman pendaftaran CPNS hingga 26 September 2018 yang beredar luas di media sosial. Surat itu ditandatangani Kepala BKN, Bima Haria Wibisana.

“Yang jelas, kita masih menunggu pemberitahuan secara resmi dari BKN pusat perihal jadwal pendaftaran CPNS,” tandasnya.(*)

Komentar