oleh

Siapkan Kawasan Transmigrasi , Distrans Gelar Expose

RADARLUWURAYA – Sejumlah wilayah di Kota Palopo akan dijadikan kawasan transmigrasi. Khususnya wilayah pinggiraan yang selama ini minim penduduk. Selain sebagai upaya mengembangkan wilayah pinggiran kelurahan, kawasan transmigrasi diharapkan dapat berimbas pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah.

Demikian diungkapkan Asisten I bidang pemerintahan Pemerintah Kota Palopo, Drs. H. Burhan Nurdin, M.Si saat mewakili Wali Kota Paopo pada ekspose dokumen Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) Kota Palopo, yang berlangsung di Hotel Agro Wisata, Palopo, Jumat, (07/12/18).

”Program transmigrasi ini lebih seru dari kita bayangkan. Karena pengembangan wilayah pinggiran disetiap kelurahan akan terasa, dan pemerataan pembangunan akan semakin jelas,.” kata Burhan.

BACA JUGA : Tes SKB CPNS Palopo Digelar di Makassar, Peserta Wajib Perhatikan Ini…

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan ekspose tersebut. Karena menurutnya, Dinas Transmigrasi sebagai OPD baru di Kota Palopo, agak berbeda dengan OPD lain.

”Program transmigrasi ini tidak melibatkan satu saja unit kerja di pemerintahan daerah. Karena banyak hal yang berkaitan dengannya, apalagi Palopo ini wilayahnya mungkin berbeda dengan daerah lain,” ungkap Burhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Kota Palopo, Hermawan Irfan Abbas, SIP, M.Si dalam laporannya mengatakan, ekspose dilaksanakan guna menyediakan landasan bagi kegiatan perencanaan pembangunan kawasan transmigrasi, dan perencanaan pengembangan masyarakat transmigrasi dan kawasan transmigrasi.

BACA JUGA : Jelang Akhir Tahun Harga Telur di Palopo Meroket

Hermawan juga berharap melalui kegiatan tersebut, akan tersusun rencana pembangunan transmigrasi berbasis kawasan yang memiliki keterkaitan fungsional dan hierarki keruangan dengan pusat pertumbuhan. Dalam kesatuan sistem pembangunan ekonomi wilayah kabupaten kota dan provinsi.

Adapun sasaran penyusunan RKT tersebut lanjutnya, agar tersusun dokumen yang membuat kebijakan pembangunan daerah, luas deliniasi kawasan transmigrasi, rencana struktu kawasan transmigrasi, rencana peruntukan kawasan transmigrasi, arahan jenis transmigrasi dan bentuk permukiman transmigrasi.

BACA JUGA : Tanpa Kejelasan, Tiga Oknum Mengaku Polisi di Palopo Tahan Warga

”Pada kegiatan ini dilaksanakan, juga arahan penataan persebaran penduduk dan Kebutuhan sumber daya manusia, arahan indikasi program utama, dan tahapan perwujudan kawasan transmigrasi serta ketentuan pengendalian pemanfaatan kawasan transmigrasi,” jelas Hermawan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Balitbangda DR. Drs. Ilham Tahier, SE, MM , Konsultan Provinsi Opal 86 Hendrik, Para Camat, dan lurah se Kota Palopo. (john)

Komentar