oleh

Situng KPU Dinilai Tampilkan Informasi Sampah

RADARLUWURAYA.com – Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilu serentak 2019 yang ditayangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di situs mereka dinilai benar-benar tidak berguna.

Pasalnya, KPU menegaskan Situng tidak digunakan untuk menetapkan hasil resmi Pemilu 2019. Akan tetapi, hasil pemilu ditetapkan berasal dari rekapitulasi manual secara berjenjang, dari tingkat kecamatan, berlanjut ke kabupaten, kemudian provinsi, hingga terakhir di tingkat nasional.

Dengan demikian, banyak pihak yang menilai untuk apa capek-capek menginput data di Situng kalau tidak dijadikan sebagai rujukan.

Adalah tokoh nasional yang juga ekonom senior Dr. Rizal Ramli salah satu yang mengkritiknya.

Menurutnya, kalau data Situng tidak bisa dijadikan rujukan, lalu untuk apa dikerjakan dan dipublikasikan ke publik.

“Terlalu…, informasi yang diberikan ke masyarakat oleh KPU benar-benar informasi sampah dimana KPU sendiri tidak menggunakannya sebagai rujukan!” ujar RR sapaan akrabnya, Rabu (1/5).

Sementara Ketua KPU Arief Budiman menegaskan, Situng tidak digunakan untuk menetapkan hasil resmi Pemilu serentak 2019. Situng hanya berfungsi sebagai transparansi KPU terhadap publik.

Arief juga mengatakan, dalam proses input data dari scan formulir C1 ke Situng bisa saja terjadi kesalahan. Jadi, siapapun yang menemukan ketidakcocokan antara entry data Situng dengan scan formulir C1, bisa melapor ke KPU untuk dikoreksi. (RadarLuwuRaya/Rmol)

Komentar