oleh

Soal Kebijakan Ganjil Genap, Ini Harapan Polisi dan Dishub DKI

RADARLUWURAYA.com – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf berharap kebijakan perluasan ganjil-genap di Ibu Kota dipermanenkan usai Asian Paragames 13 Oktober 2018 mendatang.

Apalagi saat pihaknya dengan seluruh pihak terkait melakukan rapat semua setuju kebijakan perluasan ganjil-genap diperpanjang lantaran kebijakan dianggap berhasil. Dikatakan berhasil karena melihat dari terjadinya peningkatan kecepatan yang ada di wilayah ganjil-genap antara 20-30 km/jam.

Kemudian terjadi perpindahan mode transportasi yang tadinya memakai kendaraan pribadi menjadi ke kendaraan umum, terutama untuk TransJakarta. Lalu dampak yang lain adalah terjadi juga penurunan kecepatan yang ada di jalan arteri, yang berada di luar ganjil-genap dengan prosentase kurang lebih dua sampi tiga persen.

“Jadi kalau kita bandingkan dengan peningkatan kecepatan 20-30 persen, yang ini terjadi penurunan 2-3 persen. Berarti kan ini lebih untung karena adanya suatu ganjil-genap,” ujarnya.

Lebih lanjut kepolisian sendiri mengusulkan bila kebijakan perluasan ganjil-genap dipermanenkan, hari Sabtu-Minggu dan tanggal merah tidak apa kebijakan tak diterapkan. Namun, bila ada acara besar yang jatuh pada hari Sabtu-Minggu dan tanggal merah, maka kebijakan perluasan diminta diterapkan.

“Usulan saya tetap dilanjutkan. Mungkin untuk hari libur itu mungkin ada suatu kalau bisa pengecualian hari libur. Kalau usulan saya seperti itu, tetapi itu kalau tidak ada kegiatan internasional. Kalau ada kegiatan internasional yang menggunakan hari libur, saya usulkan ya menggunakan atau dilaksanakan ganjil-genap,” kata Yusuf lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan pihaknya telah menyiapkan pemberitahuan soal kebijakan perluasan ganjil-genap di Ibu Kota yang akan diperpanjang sampai Asian Paragames 2018 usai pada 13 Oktober 2018 mendatang.

Pemberitahuan disiapkan agar masyarakat tahu kalau kebijakan diperpanjang usai perhelatan Asian Games 2018 yang berakhir 2 September 2018 mendatang.

Hal ini dilakukan tentunya agar masyarakat tak sampai melanggar karena sudah diberitahukam pemberitahuannya.

“Kita sudah siapkan selembaran seperti biasa. Tinggal ada perubahan sedikit saja. Insya Allah besok sudah kita lakukan sosialisasi. Yang peling penting kenapa ini kita lakukan? karena memang pola perjalanan masyarakat inikan sudah terbentuk,” kata Andri.

Dia menjelaskan sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk memperpanjang kebijakan perluasan ganjil-genap, pihaknya juga sudah melakukan survei kepada masyarakat atas efektivitas kebijakan perluasan ganjil-genap.

Hasilnya, semua pihak terkait yang diajak bicara soal perpanjangan sepakar kebijakan perluasan ganjil-genap diperpanjang sampai Asian Paragames 2018.

Namun, yang berbeda ada pada waktu diberlakukannya. Kini kebijakan perluasan tak berlaku pada hari Sabtu-Minggu, juga pada tanggal merah seperti saat Asian Games 2018.

“Kita juga sudah lakukan survei kepada masyarakat terkait efektivitas terkait gage disamping kinerja lalin (lalu lintas) faktor kecelakaan, shifting angkutan umum masal, dan juga kualitas udara,” ujar dia menyudahi.(jpnn/tiara)

Komentar