oleh

Soal Pemekaran, Tiga Kada Secara Tertulis Nyatakan Sikap Kawal Aspirasi Wija To Luwu

RADARLUWURAYA.com – Saat ini baru tiga kepala daerah (Kada) di Tana Luwu yang telah menyikapi permintaan dari Aliansi Wija to Luwu secara tertulis terkait tuntutan Pencabutan Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) Pemekaran DOB Kabupaten Luwu Tengah dan Pemekaran Provinsi Tana Luwu.

Pernyataan ini sebagai salah satu bukti bahwa gerakan Aliansi Wija To Luwu mendapat dukungan penuh dari seluruh Kada yang ada di Tana Luwu.

Surat pernyataan sikap diatas materai 6000 resmi ditanda tangani pertanggal 22 Januari 2019 lalu di Kota Palopo. Saat ini baru tiga Kada yakni Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani, dan Bupati Luwu Andi Mudzakkar.

Sementara Wali Kota Palopo, HM Judas Amir terkait pernyataan sikap secara tertulis hingga saat ini diklaim aktivis belum dilakukan.

Surat pernyataan itu terkait keseriusan Kada se Tana Luwu untuk menyampaikan aspirasi Aliansi Wija to Luwu kepada Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo.

Surat pernyataan sikap itu berbunyi “Berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat Tana Luwu demi meningkatkan pelayanan publik yang bermutu serta distribusi kesejahteraan dan keadilan masyarakat Tana Luwu. Sebagai Pemerintah Daerah memohon dan meminta Presiden Republik Indonesia mengakomodir aspirasi masyarakat Tana Luwu, yaitu;

1. Mencabut Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB)
2. Memprioritaskan DOB Luwu Tengah untuk dimekarkan
3. Mekarkan Provinsi Tana Luwu

(*)

Komentar