oleh

Susun RPJMD, Afrianto Nurdin Ingatkan Pemkot Palopo Potensi Daerah

Afrianto Nurdin (Ist)

RADARLUWURAYA.com – Pemerintah Kota Palopo dalam penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 harus bisa membaca potensi sumber daya yang ada sebagai upaya mendorong pembangunan yang inklusif dan pertumbuhan ekonomi yang merata.

Demikian diungkapkan Mahasiswa Pasaca Sarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Jurusana Ekonomi Perencanaan kepada radarluwuraya.com, minggu (16/12/18).

Afrianto menilai, Pemerintah Kota Palopo beberapa tahun ini telah berupaya menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Pemkot juga harus bisa menggenjot beberapa sektor perekonomian dengan memaksimalkan potensi yang ada.

“Rilis tahun 2017 Badan Pusat Statistik (BPS) Palopo, pedagang besar dan eceran serta sektor pertanian yang signifikan peyumbang Ekonomi,” katanya.

Meski begitu, Eks Presiden BEM UNCP ini tidak menapik adanya penurunan tenaga kerja di bidang pertanian dari tahun ke tahun. Disebutkannya, data tahun 2016 menunjukkan luas lahan sawah 2689 HA dan pada tahun 2017 seluas 2685 HA, hanya sekitar 5 ha yang beralih fungsi.

“Tapi tenaga kerja di sektor pertanian terus turun dari 7669 menjadi 6843. Perlu pola perencanaan berbasis evidence based planning, menyusun perencanaan berbasis informasi faktual,” imbuhnya.

“Selain itu paling penting adalah pola deliberasi (musyawarah), tidak hanya dilihat sebagai ruang formil atau invited space, tapi ruang ini dimaksimalkan dengan pelibatan semua stakeholder yang ada,” tandasnya. (john)

Komentar