oleh

Tahun 2019 Pemkab Luwu Timur Gunakan SPSE Versi 4.3 untuk Laksanakan Tender Barang dan Jasa

RADARLUWURAYA.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan menggunakan sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) pada tender 2019.

Sistem SPSE versi 4.3 wajib digunakan dalam pengadaan barang/jasa.

Kewajiban penggunaan Aplikasi SPSE versi 4.3 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Bupati Luwu Timur HM. Thorig Husler, saat membuka angsung sosialisasi SPSE versi 4.3 di di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Senin (18/2), berharap seluruh peserta sosialisasi dapat memahami dan menggunakan SPSE versi 4.3 di 2019 ini.

“Saya berharap kepada seluruh pengguna Sistem Pengadaan Secara Elektronik, agar dapat memahami dan menggunakan aplikasi SPSE versi 4.3 untuk proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik, dan Sistem E-Purchasing serta E-Lelang cepat di Tahun Anggaran 2019 ini,” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Timur, Drs. Askar mengatakan, sosialisasi ini digelar dalam rangka persiapan penggunaan Aplikasi SPSE versi 4.3 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

“Nantinya, pembuatan dokumen kontrak akan dilakukan melalui sistem, tidak lakukan secara manual lagi. Paket pekerjaan dibuat akan oleh PP Kom, dimana sebelumnya ditetapkan oleh Pokja. Semua transaksi baik tender maupun non tender wajib dicatat dalam aplikasi, sehingga memudahkan proses monitoring,” Kata Askar.

Askar juga mengatakan beberapa kelebihan aplikasi SPSE versi 4.3 ini, dari pembuatan dokumen lelang dibuat secara elektronik melalui aplikasi SPSE dan dalam aplikasi syarat penawaran telah terperinci, proses evaluasi harga dan koreksi aritmatik dilakukan secara otomatis oleh aplikasi, serta aplikasi SPSE sudah menginformasikan secara terperinci hasil evaluasi, sehingga lebih transparan bagi masyarakat.

Diketahui, pelatihan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa menggunakan SPSE versi 4.3 digelar dari tanggal 18 sampai 27 Februari 2019.

Adapun peserta pelatihan sebanyak 110 orang PPK, Pokja Pemilihan Bagian Layanan Pengadaan yaitu Kepala OPD 28 orang, Camat 11 orang, Lurah 3 orang, Kepala Puskesmas 17 orang, PPK 152 orang, Pejabat Pengadaan 58 orang, Admin PKK 58 orang dan Penyedia 301 orang. (*)

Komentar