oleh

Tembus 56 Positif Corona, Lutim Disarankan Ajukan PSBB

MALILI, RADARLUWURAYA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 disarakan untuk segera mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kementrian Kesehatan RI.

Saran ini disampaikan Ketua DPC Pospera Luwu Timur, Erwin R Sandi, Senin (18/5).

Hal itu merujuk kepada jumlah orang Positif Covid-19 diwilayah Luwu Timur terus meningkat.

Data Resmi yang dikelurkan Jubir (GTTP) Luwu Timur hingga saat ini sudah di angka 56 orang positif.

Parahnya, Lanjut Erwin dari 11 Kecamatan di Luwu Timur, Penyebaran Virus Covid-19 ini semakin hari semakin meningkat dan sudah menyebar di 10 Kecamatan, kecuali Kecamatan Kalena yang belum ditemukan ada kasus Positif.

“Melihat dari angka peyebaranya, Pemkab Luwu Timur sudah bisa mengajukan PSBB,” saran Erwin.

Selain Orang yang positif, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) diwilayah Luwu Timur juga semakin bertamba.

“Jadi PSBB sudah bisa diterapkan di Luwu Timur ,” imbuh Erwin.

Sekedar informasi, PSBB merupakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, peraturan ini diterbitkan langsung oleh Kementerian Kesehatan untuk pencegahan virus COVID-19.

Aturan PSBB sudah tercatat didalam peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2020.
PSBB merupakan sebuah penyelenggaraan pembatasan kegiatan-kegiatan di tempat umum dan mengkarantinakan diri sendiri didalam rumah.

Tujuan dari PSBB yaitu untuk mencegah meluasnya penyebaran virus COVID-19 yang sedang terjadi saat ini.

Pembatasan kegiatan yang dilakukan antara lain peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan keagamaan dan pembatasan kegiatan-kegiatan lainnya di tempat umum.

Untuk diketahui, berdasarkan Data per 18 Mei 2020, jumlah Positif Covid-19 di Luwu Timur sudah mencapai angka 56 Kasus, ODP 350 kasus , PDP 44 Kasus sedangkan OTG 416 kasus. (*)

Komentar