oleh

Terlibat Kasus Narkoba, Oknum ASN Luwu Timur Terancam Dipecat

RADARLUWURAYA.com- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu Timur tidak akan segan-segan memberikan sanksi berat terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat penyalahgunaan Narkoba.

Hal itu diuangkapkan langsung kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur, Kamal Rasyid, saat ditemui diruangan kerjanya, Kamis, (17/1/2018).

“Apabila proses pemeriksaan itu secara sah dan itu juga dikuatkan dengan hal-hal bersifat hukum maka itu kita akan sesuaikan dengan aturan pemerintah dan kami juga akan mengacu pada keputusan Kepolisian,” ucap Kamal.

BACA JUGA; Polres Lutim Ringkus Empat Bandar Narkoba, Satu Diantaranya PNS

Kamal menambahkan, mengenai sanksi yang akan diberikan terhadap ASN yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba itu dimulai dari surat teguran, penahanan pangkat atau penundaan kenaikan pangkat, penahanan gaji dan bisa sampai pemberhentian atau pemecatan.

“Sangat disayangkan apalagi latar belakang dari pekerjaannya adalah tenaga kesehatan seharusnya bisa memahami masalah bahaya dari Narkoba,” tambah Kamal.

Sebelumnya diberitakan, oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) di Luwu Timur berinisal NL (35) yang berstatus PNS di Puskesmas Timampu dan 3 rekannya yakni MS (35), HL (31), RB (32) ditangkap Polisi karena diduga mengedarkan Narkoba jenis sabu.

Keempat pelaku diringkus Polisi di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (12/1/) sekira Pukul 12.30 akhir pekan kemarin. (*)

Komentar