oleh

Terlibat Narkotika, ASN dan Tenaga Upah Jasa Pendidik di Luwu Timur Ditangkap

-HUKUM-361 views

MALILI, RADARLUWURAYA.COM- Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur melalui Satuan Reserse (Satres) Narkoba menangkap dua orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kedua pelaku ditangkap Selasa 25 Februari sore sekitar pukul 16.15 Wita kemarin, di Dusun Jaya Bakti Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel.

Kedua pelaku berinisial MB (38) warga Desa Kalaena Kiri 1, Kecamatan Kalaena dan MS (38) warga Dusun Bali Darma, Desa Sumber Agung, Kecamatan Kalaena, di ketahui MB berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 151 Kalena Kiri 1 sedangkan MS merupakan tenaga upah jasa pendidik di SD Negeri 206 Mantadulu.

Kedua pelaku di tangkap di Mantadulu, Kecamatan Angkona, saat sedang mengendarai sepeda motor, kemudain pelaku di cegat personil satres narkoba Polres Luwu Timur.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko melalui Kasat Narkoba, IPTU Hery mengatakan, pelaku MB sudah dalam penyelidikan sebulan sebelum di tangkap berkat adanya laporan dari masyarakat.

“Kedua pelaku berboncengan kemudian di cegat personil, pelaku membuang narkotika jenis sabu di jalan raya dan pelaku di amankan bersama barang bukti,” kata IPTU Hery.

Saat digeledah salah satu pelaku membawa senjata tajam (sajam) jenis badik yang terselip di pinggang kanan kemudian Polisi melakukan penggeledahan dirumah pelaku.

“Dari hasil penggeledahan di rumah kedua pelaku di temukan satu pucuk senjata pistol air softgun di dalam lemari kemudian personil melakukan penggeledahan di kamar serta kandang ayam di temukan satu set alat lengkap sabu sabu kemudian di introgasi bahwa narkotika jenis sabu sabu di peroleh dari Zul warga Bone yang saat ini statusnya DPO,” ungkap Hery

Dalam press release pengungkapan kasus narkoba yang digelar Polres Luwu Timur, Rabu (26/2/2020), Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko menjelaskan dari tangan pelaku diamankan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu seberat 1,76 gram, satu batang sendok plastik, satu set alat hisap sabu berupa bong, sajam jenis badik, uang senilai Rp 3,7 juta serta senjata air shoft gun merk Pietro Beretta.

Hingga saat ini kedua pelaku kini diamankan di Polres Luwu Timur guna proses hukum lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *