oleh

THM Buka Kembali, Ini Tanggapan Aktivis HMI…

RADARLUWURAYA.com – Rencana dibukanya kembali Tempat Hiburan Malam (THM) di Kawasan Pantai Labombo menuai sorotan.

Keberadaan THM dianggap sangat bertentangan dengan dimensi religius dan pendidikan Kota Palopo. Juga dianggap akan menjadi pemicu banyaknya tindakan kriminal yang terjadi di Kota Idaman Palopo.

Demikian diungkapkan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palopo, Taufik Mangula kepada radarluwuraya.com.

“Sebaiknya izin THM dibekukan saja. Karena THM sangat identik dengan praktik traficking, prostitusi, penyalahgunaan narkoba dan bebasnya konsumsi minuman beralkohol,” kata Taufik.

Menurut mahasiswa UNCP ini, dibukanya kembali THM di kawasan Labombo dapat membawa pengaruh negatif khususnya bagi anak remaja di Kota Palopo.

Apalagi, semenjak ditutupnya THM selama kurang lebih 10 bulan menunjukkan trend positif, khususnya terkait angka kriminal di Palopo yang cenderung menurun.

“Kami takutnya, dengan dibukanya kembali THM, berpotensi besar meningkatkan anhka kriminal di Kota Palopo,” kata Taufik.

Semestinya, kata Taufik, pemerintah jeli melihat usaha-usaha yang sangat erat kaitannya dengan praktik-praktik imoralitas di Kota Palopo.

“Jangan sampai kebijakan yang dikeluarkan justru akan memberikan peluang tumbuh suburnya bisnis yang tidak bermoral di Kota Palopo. Ini akan berdampak sangat negatif terhadap perkembangan remaja palopo kedepan,” tandasnya. (*)

Komentar