oleh

Upaya Penerapan Social Dictance, PN Malili Bakal Sidang Secara Online

MALILI, RADARLUWURAYA.com- Pelaksanaan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Malili, Luwu Timur, Akan berbeda dari biasanya. Pasalnya, agenda sidang kali ini akan dilakukan secara Online (Teleconfrence).

Dalam sidang teleconfrence tersebut, Hakim akan tetap bersidang di ruang sidang, sementara jaksa berada di ruanganya di kantor Kejakasaan, dan terdakwa yang ditahan di Rutan tetap berada di Rutan selama proses sidang berlangsung.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 dengan menerapkan Social Distancing yang juga mengacu pada surat edaran Mahkamah Agung No 1 Tahun 2020 untuk mengutamakan keselamatan masyarakat.

Ketua PN Malili, Khairul S.H,MH. mengatakan bahwa Penerapan sidang Teleconfrence tersebut akan mulai diterapkan pada hari, selasa 31/03/2020.

“Kami sudah lakukan uji coba bersama pihak Rutan dan Kejaksaan, dan Alhamdulillah berjalan lancar. bahkan PN Malili juga akan menerapkan rapat secara Online” Kata Khairul yang di konfirmasi, Minggu 29/03/2020.

Khairul menjelaskan bahwa saat sidang Teleconfrence berlangsung, terdakwa yang di rutan akan di dampingi oleh petugas rutan dan pihak pegawai Kejaksaan. sementara penasihat hukum dapat hadir diruang sidang Pengadilan.

“Sedangkan untuk di Kejaksaan, apabila ada saksi yang ingin didengar, ada staf pengadilan yang menjadi pemantau agar tidak ada hal-hal yang bersifat melawan hukum atau melanggar prinsip persidangan yang netral jauh dari intimidasi pada saat teleconfrence itu dilakukan” Jelas Khairul.

Ia juga berharap tidak ada masalah teknis yang terjadi pada saat berlangsungnya proses sidang online tersebut seperti masalah kelistrikan dan signal.

“Semoga masalah signal dan padamnya listrik yang sering terjadi itu tidak terjadi saat sidang berlangsung, kita sudah berusaha agar penegakan hukum tetap berjalan di tengah wabah ini, tetapi klo dukungan pihak lain tidak ada, percuma saja” Harapnya.

Soal mewabahnya Covid-19 di Indonesia, Khairul juga mengungkapkan harapanya agar seluruh pemangku kebijakan agar tidak hanya berpolemik dengan merebaknya virus corona

“Jangan banyak berpolemik, Harus Aciton, jangan hanya NATO (No Actoin Talk Only)” Ujarnya.

“Kami dari Pengadilan sudah berupaya memberikan pelayanan yang terbaik walaupun dengan keterbatasan tetapi tidak mengganggu fungsi utama persidangan dan pelayanan hukum jadi semangat gotong royong harus selalu ada dalam diri kita membasmi virus ini. Dibuktikan adanya kerjasama yangg dipelopori Pengadilan yang bekerjasama dengan Kejaksaan dan Rutan Masamba” Tutupnya. (Rif)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *