oleh

Wabup Lutim Ajak Pengusaha Lokal Keluar dari Zona Nyaman

RADARLUWURAYA.com – Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengajak para penguasa lokal keluar dari zona nyaman. Menurutnya, banyak sekali potensi Luwu Timur yang bisa dikembangkan dan berpotensi memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Pernyataan itu disampaikan Irwan saat membuka temu bisnis dengan para penguasa yang digagas Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Taman Iniaku Sorowako, Sabtu (17/11 /2018).

Ia menilai, para pengusaha lokal saat ini cenderung betah di zona nyamannya, padahal ada banyak potensi di Luwu Timur yang bisa di kembangkan selain potensi tambang.

“Sebut saja di sektor pertanian, seperti potensi sawit, kakao hingga lada. Untuk potensi sawit saja, kedua pabrik yang ada seperti PTPN dan BMS, tidak sanggup mengolah karena terbatasnya kapasitas pabrik. Hal ini bisa jadi peluang investasi yang menjanjikan,” kata Irwan.

Belum lagi disektor perikanan, dimana hasil dari para nelayan yang tergabung dikelompok itu hasil tangkapannya bisa di himpun dan diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Salah satunya dengan membuat produk ikan tanpa tulang, yang nantinya produk ini bisa dieksport ke berbagai daerah bahkan Internasional.

“Potensi semacam inilah yang seharusnya dilirik oleh pengusaha lokal. Saya optimis dengan banyaknya pelaku investasi yang menanamkan modalnya didaerah ini, maka pendapatan asli daerah akan meningkat dan pada gilirannya kesejahteraan masyarakat akan ikut naik akibat aktivitas ekonomi yang semakin padat,” ungkapnya.

Orang nomor dua di Luwu Timur ini juga mengatakan, Pemerintah Daerah siap membuka diri dan bersinergi dengan pengusaha lokal. Berdiskusi berbagai hal termasuk jika ada kebijakan Pemerintah Daerah selama ini yang belum bisa meyakinkan pengusaha lokal untuk berinvestasi. Ia juga meminta agar Dinas terkait dalam hal ini DPMPTSP agar secara berkala atau tiga kali setahun melaksanakan temu bisnis semacam ini.

Ia menambahkan, dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, Pelabuhan Waru-Waru akan menggandeng Pelindo dan Meratus yang merupakan Pelabuhan standar Internasional untuk mengelola operasional pelabuhan Waru-waru. Hal ini tentu akan semakin meningkatkan jalur perdagangan laut diwilayah Luwu Timur,” tutup Irwan.

Temu bisnis ini diikuti puluhan pengusaha lokal, baik yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Luwu Timur, Himpunan Pengusaha Sorowako (Hipso), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Luwu Timur, 12 Asosiasi Pengusaha Lokal, dan pelaku UKM. Hadir pula Anggota DPRD, Iwan Usman, Kepala DPMPTSP, Andi Habil Unru, Kadis Transnakerin, Firnandus Ali, Sekcam Nuha, Indra, Managemen PT. Vale Indonesia Tbk., Gunawardana dan Kades Sorowako, Jihadin Peruge. (hms)

Komentar