oleh

Wakil Ketua II DPRD Lutim, Minta Pemda Genjot Sosialisasi Tanggap Bencana

RADARLUWURAYA.com, LUTIM – Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Aris Situmorang meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur terus menggenjot sosialisasi dan simulasi tanggap bencana.

“Pemerintah daerah jangan tutup mata dan tertidur menyikapi persoalan ini, karena Luwu Timur masuk wilayah rawan bencana,” katanya kepada wartawan, Rabu (14/08/19).

Dimana pada bulan Juli 2019 lalu, Tim Ekspedisi Sesar Matano yakni Yayasan Skala Indonesia yang melibatkan Badan Arkeologi Indonesia serta Ikatan Ahli Geologi Indonesia melakukan penyusuran di wilayah yang dilalui sesar Matano.

Dalam riset itu kata Aris, sesar Matano kini sudah aktif, dan kemungkinan hal terburuk akan terjadi, namun yang menjadi pertanyaan sejauh mana kesiap siagaan kita menghadapi hal ini. Parahnya, tim tersebut sudah menemukan fenomena yang mirip dengan kejadian di Palu saat itu.

“Pemerintah daerah harus mematangkan pemahaman kepada masyarakat bagaimana kesiapan ketika bencana gempa datang dan kemana harus mereka mengamankan diri,” ujar Aris.

Menurutnya, tim ekspedisi sesar Matano sudah menyerahkan hasil penelitian ke pemerintah daerah pada 29 Juli lalu, dan hasil itu harus disosialisasikan, namun kenapa sampai saat ini hal itu juga belum di indahkan. “Kita harus belajar dari pengalaman tragedi Palu,” tutup Aris. (*)

Komentar