oleh

Messi Resmi Tinggalkan Barcelona, Mario Kempes: Laliga Akan Kesulitan Angkat Pamornya

RADARLUWURAYA.com – Bintang Argentina Lionel Messi dipastikan angkat kaki dari FC Barcelona. Kepergian bintang 34 tahun itu, diumumkan langsung pihak Barcelona melalui laman resmi club Jumat 6 Agustus 2021 dini hari tadi.

“Leo Messi tidak tinggal di FC Barcelona. Meskipun klub dan pemain mencapai kesepakatan dan niat jelas mereka untuk menandatangani kontrak baru hari ini, ini tidak dapat terjadi karena kendala finansial dan struktural,” tulis laman resmi Barcelona.

Seperti diketahui, LaLiga melarang Barcelona mendaftarkan pemain-pemain barunya karena tak bisa memenuhi salary caps sesuai regulasi. Messi dianggap sebagai pemain baru, lantaran kontraknya di Los Cules sudah habis per akhir Juni lalu.

Dilansir dari Detik.com, keputusan LaLiga yang menolak pendaftaran Lionel Messi di Barcelona mendapat tanggapan dari legenda Timnas Argentina, Mario Kempes. Eks bintang Valencia itu menilai kepergian LM10 bakal berdampak besar kepada popularitas Liga Spanyol.

Dalam pandangan Kempes, LaLiga menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir berkat rivalitas Messi dan Cristiano Ronaldo. CR7 sendiri sudah hengkang lebih dulu dari Real Madrid ke Juventus pada 2018.

Kempes meramalkan LaLiga bakal kesulitan mengangkat pamornya lagi sepeninggal Ronaldo dan Messi. Sosok kedua pesepakbola terbaik di abad ini akan susah sekali digantikan oleh bintang-bintang lain.

“Messi adalah angsa bertelur emas untuk Barcelona dan LaLiga, tapi kita tidak harus berpikir bahwa [Javier] Tebas semestinya lebih longgar. Anda tak bisa membiarkan Barcelona melakukan apa yang mereka inginkan, melanggar regulasi dan membayar Messi 100 juta setahun,” kata Kempes, dilansir dari Mundo Deportivo.

“Mereka sudah kehilangan CR7 dan kini tidak memiliki Messi lagi. [Kylian] Mbappe bisa saja datang, atau siapa pun yang ingin mereka datangi, tapi itu tidak akan sama dengan dua monster yang telah bersaing selama sepuluh atau dua belas tahun,” sambungnya.

“Mbappe sekalipun tidak akan memiliki daya tarik yang mereka berdua miliki. Sepakbola Spanyol hari ini adalah Messi dan itu sudah berakhir,” demikian kata Mario Kempes. (*)

Komentar

News Feed