oleh

Rumput Laut Lutim Rambah Pasar Cina

MANGKUTANA, RADARLUWURAYA.com — Koperasi Adi Luhung mulai mengekspor rumput laut jenis Gracilaria ke Negara Republik Rakyat Cina (RRC). Ekspor rumput laut perdana ini dilakukan oleh Bupati Luwu Timur, Drs H Budiman Hakim M Pd, Minggu (8/8) kemarin di Kecamatan Mangkutana.

“Pengiriman Perdana ini sekitar 100 ton, mari doakan agar kegiatan ekspor ini berjalan terus dan pertumbuhan ekonomi Luwu Timur bangkit dan daerah ini tambah maju, ” kata orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur.

Usaha Rumput Laut ini di kelola langsung oleh Koperasi Adi Luwung. Berdasarkan informasi, Koperasi Adi Luhung mampu mengumpulkan Rumput laut jenis gracilaria ini setidaknya sebanyak 500 Ton perbulan. Setahun bahkan bisa mencapai 6000 Ton.

“Jika di Rupiahkan sebulan bisa menghasilkan 4 Miliar Rupiah. Dan Setahun bisa capai 48 Miliar,” sambung Bupati Budiman.

Budiman menyebutkan, rumput laut jenis Gracillaria dari Kabupaten Luwu Timur merupakan rumput laut dengan kualitas terbaik di Indonesia .

“Volume ekspor rumput laut kita saat ini baru mencapai 40% dari total volume produksi yang ada dan sisanya 60% masih dinikmati oleh daerah lain,” katanya.

Budiman berharap, keberadaan Gudang Resi gabah yang difungsikan sebagai Resi Gudang Rumput Laut dapat meningkatkan serapan produksi hingga mencapai 1.000 ton perbulannya.

“Semoga koperasi ini menjadi contoh dan pioner bagi pengusaha muda maupun UMKM lainnya agar semakin termotivasi untuk menjadi pengusaha muda yang handal dimasa yang akan datang,” harap Bupati Budiman.

Adapun komuditi lainnya yang menunggu untuk di ekspor antara lain, Rumput Laut Cottonik, produksi saat ini mencapai 14.782 ton per tahun dan produktivitas 1,8 ton per Ha . dengan potensi produksi mencapai 100.000 ton per tahun,

selanjutnya, komoditi Beras Dengan produksi mencapai 337.000 ton, dan produktivitas 7,10 ton/Ha .

Komoditi Jagung dengan produksi mencapai 22.269 ton, dan produktivitas 6,11 ton/Ha .

Komoditi Sawit dengan produksi mencapai 59.188 ton, dan produktivitas 12,46 ton/Ha.

Komoditi Coklat/Kakao dengan produksi mencapai 4.274 ton, dan produktivitas 0,74 ton/Ha .

Termasuk komoditi Lada/Merica dengan produksi mencapai 2.751 ton, dan produktivitas 0,93 ton/Ha.

Untuk komoditi hasil olahan Rumput Laut (Tepung agar-agar), dimana Pabrik Agar-Agar yang berlokasi di Pasi-Pasi telah mulai beroperasional dengan kapasitas mencapai 9-14 ton tepung agar-agar perbulan atau berkisar 100-168 ton per tahun .

Jika semua komoditi ini dapat dikelola dan kembangkan dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan ditahun mendatang ekspor komoditi Kabupaten Luwu Timur dapat berkembang pesat bahkan dapat dilakukan secara langsung melalui Pelabuhan Waru-Waru Malili.

“Ini harus menjadi target kita kedepan, yakni mengoptimalkan pelabuhan waru-waru Malili sebagai jalur distribusi perdagangan baik nasional maupun Internasional,” tandas Bupati Budiman. (*)

Komentar

News Feed