oleh

Soal Batu Tawas 7 Kg Dikira Sabu, Diklaim Bandar Gagal Kecoh Polisi

RADARLUWURAYA.com – Sempat dihebohkan dengan temuan batu tawas seberat 7 kg yang dikira sabu-sabu, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menampik bahwa pihaknya terkecoh bandar. Batu tawas itu sebelumnya ditemukan melalui pengembangan yang dilakukan oleh Polres Sidenreng Rapang (Sidrap).

“Taktik bandar mengelabui petugas. Mereka coba-coba dulu. Lihat situasi. Bukan dikecoh. Itu hanya pengalihan saja,” terang Kabid Humas Polda Sulsel Kombespol Dicky Sondani, Rabu (13/3).

Menurut Dicky, bandar gagal mengecoh polisi. Polres Sidrap jauh lebih sigap dari apa yang telah dipikirkan oleh para bandar.

“Ternyata petugas (Polres Sidrap) lebih sigap. Mereka sudah mulai takut karena polisi sudah tahu pergerakan sabu dari Malaysia via Kalimantan Timur (Kaltim), lanjut Parepare,” jelasnya.

BACA: 

7 Kg Barang Bukti Dikira Sabu, Ternyata Batu Tawas

 

Tindakan pengamanan barang bukti 7 kg yang dilakukan Polres Sidrap merupakan salah satu wujud nyata memberikan perlindungan kepada masyarakat. Terutama dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Sulsel.

“Perang dengan bandar narkoba terus menerus,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Sidrap sempat merilis 7 kg paket yang awalnya diduga sabu-sabu. Foto-foto pengungkapan saat polisi memegang barang bukti juga sudah tersebar ke awak media.

Namun setelah diperiksa di Labfor, rupanya paket tersebut bukan berisi sabu, melainkan hanya batu tawas. (RadarLuwuRaya/Jawapos)

Komentar

News Feed