oleh

Survey Topografi Tuntas, Tim Lanjut ke Tahap Pendataan Aset Warga Tandung

Lutra, RadarLuwuRaya.com — Tim Survey dan Pemetaan Topografi untuk studi kelayakan Bendungan Rongkong telah selesai memasang patok yang tersebar di 4 dusun di Desa Tandung, Minggu (12/9), kemarin.

Hal itu berdasarkan laporan Camat Sabbang, Siti Kidar kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

“Untuk percepatan perencanaan pembangunan bendungan sungai Rongkong Tandung 2A, tim Survei dan Pemetaan Topografi untuk Studi Kelayakan Bendungan Rongkong Luwu Utara telah selesai memasang patok sejumlah 20 titik yaitu 10 titik patok paralon dan 10 titik patok cor yang disebar di 4 Dusun yaitu Dusun Tandung, Dusun Salupaku, Dusun Buka, dan Dusun Tanete. Alhamdulillah tuntas hari ini,” kata Siti Kidar.

Tak hanya memasang patok, tim survei Senin (13/9) tadi juga dijadwalkan akan melanjutkan kegiatan pengukuran seluas 4000 Hektare.

“Seiring juga dengan kegiatan pemotretan dari udara area yang masuk dalam lingkaran titik patok yang dituangkan dalam bentuk gambar peta Desa Tandung,” terangnya.

Kabar baiknya, Tim Survei LARAP juga sudah dalam perjalanan menuju Luwu Utara.

“Tim inilah yang akan melaksanakan survei untuk pendataan aset-aset masyarakat langsung dari rumah ke rumah. Pendataan yang dimaksud terkait informasi kepemilikan harta warga berupa rumah, tanah, kebun, sawah, dan kondisi sosial lainnya. Selanjutnya untuk nilai besaran nantinya akan dilaksanakan oleh Tim Appraisal sesuai tahapan kegiatan. Pendataan ditujukan kepada masyarakat yang berada dalam area genangan perencanaan pembangunan Bendungan Sungai Rongkong Tandung 2A yaitu di Dusun Tanete dan Dusun Buka Desa Tandung,” jelas Siti Kidar.

Sementara itu melalui laman fanpage facebook resminya, Indah Putri Indriani tak henti meminta dukungan masyarakat agar pembangunan bendungan Rongkong dapat segera diwujudkan.

Diketahui sebelum tahapan survey dilakukan, terlebih dahulu juga sudah dilaksanakan Pertemuan Konsultasi Masyarakat pada Kamis (3/9) lalu. Dari hasil pertemuan tersebut, masyarakat sepakat menerima program pembangunan bendungan sepanjang tidak merugikan. (Chiqa)

Komentar