oleh

Bupati Budiman Buktikan Janjinya Realisasikan Program Satu Kamar Satu Pasien

MALILI, RADARLUWURAYA.com — Program satu kamar satu pasien yang merupakan janji politik pasangan Muhammad Thorig Husler dan Budiman Hakim pada Pilkada Luwu Timur lalu, saat ini mulai direalisasikan.

RSUD I La Galigo Wotu, Kabupaten Luwu Timur saat ini tengah melakukan pembangunan gedung rawat inap tersebut yang ditargetkan rampung tahun 2022 mendatang.

Saat ini tengah dibangun dua gedung di RSUD I La Galigo Wotu, satu gedung diperuntukkan bagi ruang rawat inap satu pasien satu kamar, dan satu gedung lainnya adalah untuk ruang bedah.

Untuk gedung rawat inap, akan dibangun dengan kapasitas 48 kamar yang terdiri dari tiga lantai. Rencananya pembangunan ini dilaksanakan dua tahap yaitu tahun 2021 dan 2022 dengan nilai alokasi anggaran yakni tahap satu tahun anggaran 2021 Rp 15 miliar dan tahap dua tahun 2022 Rp 22,7 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Putu Gede mengungkapkan jika pembangunan gedung rawat inap ini mulai dikerjakan sejak bulan Juli kemarin.

“Pembangunan gedung rawat inap dikerjakan PT Milenium Persada dengan nilai kontrak Rp. 14,7 Miliar. Sementara untuk gedung operasi dikerjakan PT Bangun Bumi Indah dengan nilai kontrak RP. 19,5 Miliar,” Kata Putu, Selasa (11/8) kemarin.

Sementara konsultan supervisi pembangunan lanjut Putu, dipercayakan kepada CV Darma Citra Utama dan CV Duta Kontruksi.

Sementara itu, Bupati Luwu Tinur, Budiman Hakim mengatakan jika dirinya berkomitmen untuk merealisasikan janji-janji politiknya saat Pilkada lalu, salah satunya adalah program satu kamar satu pasien ini.

“Ini adalah salah satu janji politok saya bersama almarhum pak Husler, yang akan saya upayakan untuk mewujudkannya. Kami mengharapkan dukungan seluruh pihak untuk dapat mewujudkan pembangunan di Luwu Timur ini, meski saat ini kita tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang sangat menguras tenaga, dan anggaran,” ujar Budiman.

Untuk diketahui, bangunan gedung rawat inap yang dibangun ini terdiri dari tiga lantai, dan setiap lantai ruang perawatan satu kamar satu pasien akan dibangun 16 kamar.

Sementara gedung ruang operasi dibangun dua lantai. Khusus lantai dua akan dibangun tiga kamar operasi dan satu kamar operasi kecil.

Program satu kamar satu pasien ini merupakan salah satu program unggulan pasangan Husler-Budiman di Pilkada lalu. (*)

Komentar

News Feed