oleh

DPRD-Bupati Lutim Komitmen Evaluasi Proyek Bermasalah

LUTIM, RADARLUWURAYA.com – Setelah menuai sejumlah sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur tekait
keterlambatan realisasi proyek fisik termasuk kualitas proyek beberapa hari terakhir ini, Bupati Luwu Timur, Budiman secara tegas
akan mengevaluasi hal itu.
 
Dia memastikan semua desain proyek akan direalisasikan pada APBD Perubahan, sehingga pelaksanaan pengerjaan proyek bisa mulai
dilakukan pada triwulan pertama.
 
Untuk itu dirinya berharap dukungan DPRD Luwu Timur.
 
Jadi kalau kita bersepakat semuanya, saya perintahkan Bapelitbangda agar semua item-item yang akan disepakati untuk dikerjakan
pada 2022 dimasukkan di perubahan anggaran 2021,” jelas Budiman dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur, Rabu (30/6/2021).
 
Sehingga tidak adalagi pekerjaan proyek fisik yang terlambat, termasuk kualitas pekerjaan proyek bisa memuaskan.
 
Diakuinya sejauh ini proses lelang mengalami keterlambatan, karena hal itu mempengaruhi mutu pekerjaan. Sebab dikerjakan secara
terburu-buru .
 
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Usaman Sadik mengatakan, salah satu penyebab keterlambatan pengerjaan
proyek fisik lantaran memberikan anggaran pada akhir tahun proses desain.
 
Sehingga hal itu terkesan terburu-buru, sehingga kualitas proyek terabaikan.
 
Semestinya untuk kegiatan yang menggunakan anggaran besar, kita anggarkan pada APBD Perubahan. Sehingga proses desain itu
bisa selesai pasca pembahasan Perubahan. Dengan demikian kegiatannya bisa masuk pada triwulan pertama, paling tidak Januari atau
Februari sudah mulai dilaksanakan,” kata legislator PAN Luwu Timur ini.
 
Tak hanya itu, dirinya mengakui persoalan keterlambatan lelang merupakan penyakit lama yang setiap tahun tidak bisa diatasi. Namun gagasan yang disampaikan Bupati Lutim ini dianggap cara berpikir yang taktis dan mampu untuk dilaksanakan .
 
” Ini usulan yang bagus, dan patut kita berikan apresiasi. Sebab trobosan seperti ini sebuah kemajuan dalam rangka mendapatkan
kualitas pekerjaan yang bagus dan dijamin daya serap APBD akan tinggi di masyarakat,” pungkas Usman Sadik. (rlr)

Komentar

News Feed