oleh

2018 Penangkapan Teroris Terbanyak di Sulsel, Ketua FPI Luwu Raya: Bagaimana Dengan KKB di Papua

RADARLUWURAYA.com- Ada 13 teroris yang ditangkap di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2018 lalu.

Jumlah tersebut diakui Polda Sulsel melalui Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani adalah yang terbesar se-Indonesia dalam pengungkapan kasus terorisme.

Belum lagi sejumlah kasus teror juga telah terjadi di Sulsel di tahun sebelumnya. Seperti teror bom di salah satu restoran siap saji di Makassar (2001), bom di Kota Palopo (2004), teror bom terhadap mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (2012).

Penangkapan teroris di Pitumpanua, Kabupaten Wajo (2015), penangkapan teroris jaringan Santoso di Kabupaten Luwu (2016), dan insiden teror lainnya.

Terkait hal itu, Ketua FPI Luwu Raya, Abd Rauf Ladewang, menegaskan, pernyataan Kabid Humas Polda hanya mencoba menggiring opini jika Sulsel adalah lumbung teroris.

“Mengapa gak ke Papua sana, yang nyata membuat makar dan teror lalu gak dinyatakan sebagai terorisme hanya KKB,” cetus Rauf, Selasa (29/1/2019)

“Apakah karena mereka bukan muslim? Nah dari sini kita bisa paham jika teroris hanya ditujukan kepada kaum muslimin,” tambahnya.

Karena menurut Rauf, teroris merupakan produk Barat yang menyudutkan umat Islam.

“Dan kita ikut-ikutan tergiring opini oleh globalisasi attack dari Barat,” tandasnya. (Niki)

Komentar