oleh

86 ASN Meninggal di Sulteng

RADARLUWURAYA – Jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang meninggal pada peristiwa gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) mencapai 86 orang.

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Soni Sumarsono mengatakan, jumlah abdi negara yang meninggal itu tersebar pada beberapa lokasi. “Untuk ASN Pemkot Palu ada 33 orang. Sementara di Pemprov Sulteng, 22 orang meninggal,” ujarnya di Gedung Kemendagri, Jakarta, seperti dikutip dari FIN, Jumat, (12/10).

BACA JUGA : Di Palu, Wapres JK Sambut Kedatangan Sekjen PBB

Soni menjelaskan pihaknya telah menyiapkan dispensasi khusus untuk para keluarga korban. “Kita sementara mendata untuk detail keluarga bagi para korban,” ungkapnya.

Saat ini aktivitas pemerintah di Sulteng juga sudah mulai normal. Soni optimis, para PNS sudah bisa bekerja kembali melayani masyarakat. Terutama hal yang berkaitan proses administrasi kependudukan.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, total 25. 575 ASN terdampak gempa dan tsunami. Dari jumlah tersebut, Kata Sutopo pihaknya belum menerima informasi resmi berapa yang menjadi korban.

BACA JUGA : Mengungsi, Pelajar Korban Gempa Bisa Melanjutkan Sekolahnya di Luwu Timur

“Disamping itu total empat ribu blanko KTP di mana dua ribu di antaranya blanko cadangan telah disiapkan pemerintah. Blanko itu disiapkan melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri,” ungkapnya.

Sutopo menambahkan, Dukcapil juga sudah melayani warga untuk mengurus surat kematian.

Sutopo juga menegaskan, normalisasi aktivitas di pemerintah saat ini dinilai cukup penting. Apalagi, proses evakuasi sudah resmi berakhir Jumat, 12 Oktober, sore nanti. “Jadi kita fokus pada proses pemulihan kondisi pengungsi, agar perlahan bisa kembali beraktivitas seperti bisa,” ungkapnya. (*/fin)

BACA JUGA : Relawan YPRI Salurkan Bantuan Langsung ke Tenda Pengungsian

ASN Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami di Sulteng:

1. Pemprov Sulteng : 22 org

2. Pemkot Palu : 33 orang

3. Pemkab Sigi : 20 orang

4. Pemkab Donggala: 11 orang

Komentar