oleh

Al Store Siapkan Lapak Online Untuk UMKM Lokal Luwu Raya

RADARLUWURAYA.com, PALOPO – Market place adalah sebuah website atau aplikasi online yang memfasilitasi proses jual beli dari berbagai toko. Sebenarnya online marketplace memiliki konsep yang kurang lebih sama dengan pasar tradisional.

Pada dasarnya, pemilik market place tidak bertanggung jawab atas barang-barang yang dijual karena tugas mereka adalah menyediakan tempat bagi para penjual yang ingin berjualan dan membantu mereka untuk bertemu pelanggan dan melakukan transaksi dengan lebih simpel dan mudah.

Transaksinya sendiri memang diatur oleh marketplacenya. Kemudian setelah menerima pembayaran, penjual akan mengirim barang ke pembeli. Salah satu alasan mengapa marketplace terkenal adalah karena kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan.

Di Indonesia sendiri, terdapat sejumlah jasa market place seperti bukalapak, tokopedia dan sebagainya. Sementara di Luwu Raya sendiri terdapat satu bisnis Star-Up serupa yakni Al-Store.

Al-Store merintis bisnis Star-Up dengan menfasilitasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Inovasi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan UMKM yang menginginkan perluasan jangkauan dengan pendekatan teknologi melalui Market Place.

Market Place bernama Al-Store tersebut dirintis oleh Sudirman, pengusaha muda kelahiran Palopo. “Ini sudah beroperasi. Sudah ada puluhan produk yang masuk,” kata Sudirman saat menggelar Jumpa Pers, di Warkop D’Linoe, Senin (15/7) .

Berbeda dengan masrket place lainnya di Indonesia, Sudirman menjelaskan, jika Al Store miliknya menyasar segmen untuk UMKM di Luwu Raya saja. Sehingga memberikan keuntungan tersendiri bagi para pemilik lapak.

“Al Store memberikan layanan yang sama. Konsumen akan mendapatkan produk yang didisplay melalui jasa kurir seperti JNE, Tiki, dan Kantor Pos, dan traksaksi para konsumen juga dijamin keamanannya,” ujarnya.

Namun menurut Sudirman untuk Al STore sendiri masih sebatas market place untuk UMKM di Kota Palopo dan Luwu Raya. “Yang kami mau tampilkan ini adalah kerajinan tangan dan kuliner, belum bebas seperti market place lainnya yang sudah mapan dengan macam macam produk, tapi sistem jual beli di Al-Store sudah dirancang lebih mudah dan aman,” katanya.

Untuk saat ini display bisa dilihat di website mereka Al-store.co.id. Ia mengharapkan Al Store bisa menjangkau pasar UMKM yang lebih luas dan berpotensi menaikkan omset penjualan serta produk para UMKM khususnya yang bergerak di bdiang kuliner dan kerajinan tangan.

“Ini terbilang progresif, dimotori oleh anak muda dan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM lainnya,” ucap Umar SE, Ketua KNPI Palopo saat diminta tanggapannya mengenai bisnis strat up produk anak muda palopo tersebut.

DPD KNPI Palopo sendiri terus mendorong lahirnya inovasi inovasi baru di Kota Palopo ini sebagaimana yang dilakukan oleh Al-Store yang menjawab tantangan zaman dengan membangun bisnis start up.

“Adanya Al-Store ini, Pelaku UMKM menjadi sarana pelaku UMKM untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan tekhnologi, disamping itu dapat memfasilitasi UMKM Palopo bahkan Luwu Raya untuk dilirik dengan jangkauan yang tidak terbatas,” ucapnya.

Melalui teknologi digital yang dipelopori oleh Al-Store, UMKM diharapkan mampu memperluas akses pemasarannya, bahkan hingga ke mancanegara. (Ald)

Komentar