oleh

Amdal PT PUL Disoal, Endhy Rekomendasi Tutup Perusahaan

RADARLUWURAYA.com – Salah satu anggota DPRD Luwu Timur, Komisi 3 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil I Malili – Angkona, Luwu Timur, Andi Endhy angkat bicara terkait persoalan perusahaan tambang nikel PT PUL yang beroperasi di Desa Ussu, Kabupaten Luwu Timur.

Endhy menyarakan agar pihak perusahaan PT PUL memperhatikan analisis dampak lingkungan (Amdal) yang ditimbulkan, Selasa (04/12).

“Saya menyarankan agar aktivitas perusahaan tambang nikel PT PUL di Desa Ussu harus dihentikan, karena sudah merusak dan dampaknya sudah terlihat dilapangan, jalan sudah berubah jadi kubangan kerbau,” terang Andi Endhy saat menerima aduan salah satu warga yang menyampaikan aspirasinya.

Anggota DPRD Luwu Timur ini mengaku, terbuka bagi setiap masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya, bahkan dia siap menerima aduan aspirasi darimana saja kapan saja.

“Saya terbuka, kita semua keluarga di Luwu Timur, jadi sampaikan saja kalau ada masalah di masyarakat, apalagi yang seperti kasus dilakukan perusahaan yang ada di Desa Ussu, sebenarnya tutup saja hingga ada penyelesaian terhadap dampak yang ditimbulkan. Jika kondisi dilapangan faktanya seperti ini, saya menduga ada pelanggaran terhadap dokumen Amdal,” ujar Andi Endhy.

Armal, salah satu warga Desa Ussu saat menyampaikan aspirasinya, disambut baik oleh Wakil Rakyat yang satu ini, karena langusng merespon keluhan dari warga yang mengadu kepadanya, dan menyarankan agar kiranya bersurat ke DPRD Lutim untuk ditindak lanjuti.

“Tolong bersurat ke DPRD Lutim, nanti kami akan tindak lanjuti aduan aspirasinya bersama pemerintah daerah. Kita tidak boleh membiarkan hal seperti ini terus menerus terjadi. Rekomendasi ke tingkat provinsi perlu disampaikan agar dilakukan pengawasan serius terkait aktivitas tambang sejak dikeluarkannya UU 23 tentang Pemerintahan Daerah dimana kewenangan ESDM beralih ke Provinsi sehingga kami di daerah harus serius mengawasi dampak lingkungannya”, tutup Andi Endhy. (anto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *