oleh

Beredar Isu Minta ‘Jatah’ di Dinas, Ini Kata Kajari

-LUWURAYA-1.590 views

RADARLUWURAYA – Kepala Kejaksaan Negeri Kota Palopo, Adianto diisukan kerap meminta ‘Jatah’ proyek di sejumlah dinas di Kota Palopo. Bahkan proyek pembangunan rumah Dinas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Palopo yang sedang berjalan, disebut-sebut menjadi salah satu jatah Adianto.

Kepala Kejaksaan Negeri Palopo, Adianto kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (15/10/18 membantah jika dirinya pernah meminta jatah proyek ke Dinas-dinas yang ada di Kota Palopo. Ia mengatakan isu yang beredar itu dihembuskan oleh orang-orang yang sedang terlibat dalam proses hukum di Kejaksaan Palopo.

BACA JUGA : Kantor BPN Digeledah, Ini Penjelasan Polda Sulsel

” Tanya saja ke PUPR, apakah PUPR itu pernah menyerahkan ke saya (proyek). Soal Rumah Dinas Kepala Kejaksaan, itu tidak ada urusan dengan saya. Tanya saja sama ULP-nya,” kata Adianto.

Surat permohonan pembatalan lelang rumah Dinas Kejari Palopo.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran yang dilakukan radarluwuraya.com, proyek pembangunan rumah dinas kepala kejaksaan negeri Palopo, pernah mengalami proses pembatalan dalam proses lelangnya. Padahal saat itu, proses lelang berjalan dengan normal oleh ULP. Hanya saja, mendadak Dinas PU mengeluarkan surat pembatalan proses lelang.

Penyebab pembatalan mendadak itu masih menyimpan tanda tanya. Bahkan disebut-sebut berkaitan dengan isu ‘jatah proyek’ yang melibatkan Kajari Palopo.

BACA JUGA : Penembakan Gedung DPR Berkaitan dengan Kasus ‘Suap’ Kapolri ?

Dalam surat nomor 005/122/PUPR/III/2018 perihal permohonan pembatalan lelang pembangunan rumah dinas Kajari Palopo itu, Kepala Dinas PU Antonius Dengen menyebtukan jika pembatalan lelang dilakukan dengan pertimbangan adanya perubahan item pekerjaan berdasarkan DED dan revisi desain. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *