oleh

Delapan Gubernur Baru Diboyong Mendagri ke KPK, Ada Apa?

RADARLUWURAYA.com – Mendagri Tjahjo Kumolo, tiba-tiba menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi bersama delapan gubernur yang baru saja dilantik pagi tadi. Menurut Tjahjo, kehadiran delapan kepala daerah ini atas undangan lembaga antirasuah.

“Ketua KPK sendiri tadi lengkap ada pak Saut, ada pak Alex ada deputi pencegahan ada deputi penindakan deputi internal juga lengkap,” ungkapnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (5/9).

Tjahjo menyebut, tujuan lain perihal kehadirannya bersama delapan gubernur, ialah guna membangun komunikasi dengan daerah dalam upaya optimalisasi pencegahan korupsi.

Diharapkan dengan adanya pertemuan ini, gubernur mengetahui area-area yang rawan korupsi.

“Perencanaan anggaran, mekanisme jual beli barang dan jasa. Aplikasi yang ada KPK siap untuk memberikan materi dan fungsi pengawasan,” imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut, sebut Tjahjo, lembaga yang digawangi Agus Raharjo cs ini lebih banyak menanyai perihal permasalahan yang ada di daerah gubernur. Setelah itu kemudian memberikan saran atau masukan.

“Mungkin saya kira ini solusi KPK yang sangat baik tadi, hampir semua bicara diskusi permasalahan dan bagaimana cara menanganinya,” tuturnya.

Di lain pihak, dengan adanya saran dari KPK, Tjahjo pun berharap, sejumlah kepala daerah yang telah dilantik bisa mengaplikasikannya dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

“Teman kepala daerah bisa melaksanakan tugas dan saya yakin mereka mereka punya komitmen,” tandasnya.

Hal tersebut perlu dilakukan karena sejumlah gubernur yang dilantik, berasal dari pejabat petahanan. Mereka ada yang berasal dari bupati, ada yang dari DPRD, dan Wali Kota.

“Jadi jangan dianggap “Wah KPK ini akan mau OTT” itu enggak, kita sama sama mengedepankan fungsi pencegahan dan KPK,” tutupnya.(jpnn/tiara)

Komentar