oleh

Diduga Manfaatkan Jabatan Suami, Istri Kepala BKPSDM Lutim Mutasi Rekan Kerja

RADARLUWURAYA.com- Hanya karena diduga terjadi cekcok tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai pegawai Puskesmas Malili, Kabupaten Luwu Timur dimutasi.

Pegawai tersebut adalah Nurlaela (Bidan), Astriani Raoda (Perawat) dan Asriyanti (Apoteker). Ketiganya merasa Surat Keputusan (SK) mutasi itu dinilai sepihak dan tidak sesuai prosedur yang ditandatangani Sekda Luwu Timur, tertanggal 4 Februari 2019.

Dari informasi yang dihimpun, dengan keluarnya SK mutasi kepada ketiga tenaga medis Puskesmas Malili, sebelumnya terjadi cekcok antara Bidan Nurlaelah dengan Kiki Kamal.

Diketahui, Kiki Kamal juga merupakan tenaga medis di Puskesmas Malili, yang juga merupakan istri dari, Kamal Rasyid yang menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur.

“Awalnya terjadi cekcok antara pegawai itu¬†berlanjut hingga percakapan di Whatsapp. Dalam percakapan whatsapp ini sempat terlontar pernyataan dari Kiki Kamal untuk memindah tugaskan pegawai yang berselisih dengannya,” tutur salah satu pegawa PKM Malili

Saat dikonfirmasi secara terpisah, kepala BKPSD Lutim, membernarkan adanya mutasi ketiga pegawai PKM Malili. “Menindak lanjuti adanya usulan dari kepala Puskesmas, soal isu cekcok saya tidak tahu kalau ada hal Yang seperti itu, karna saya tidak mau kalau ini sampai dibawa keranah pribadi, kalau memang ada kesalahan kekeliruan itu mungkin bisa kami evaluasi,” ucap Kamal, Rabu (6/2/2019).

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. April yang dikonfirmasi mengaku tidak menerima ada usulan kepala Puskesmas PKM Malili, Lampia dan Lakawali untuk Penambahan Tenaga medis.

“Secara resmi , pihak dinas tidak menerima ada usulan kepala PKM soal itu, tapi kalau mutasi itu memang kewenagan BPKSDM selama itu dianggap (emergency) meski tanpa ada koordinasi dengan pihak dinas kesehatan,”katanya.

Komentar