oleh

DPRD Luwu Timur Bakal Kaji Polemik Mutasi Tiga Pegawai PKM Malili

RADARLUWURAYA.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur akan mempelajari laporan terkait polemik mutasi tiga orang pegawai Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Malili.

Mutasi tiga pegawai di PKM Malili, Luwu Timur ini ramai diperbincangkan dan menuai polemik terkait pemindahan ketiga pegawai PKM Malili tersebut.

“Kita akan pelajari dulu laporan yang sudah masuk, maupun berita yang berkembang,” ucap Sarkawi A. Hamid, ketua komisi I DPRD Luwu Timur, Sabtu (9/2/2019).

Legislator partai Gerindra ini akan mengagendakan pemanggilan kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur, Kamal Rasyid.

“Setelah masa reses ini kita akan bicarakan,” tambah Legislator partai Gerindra ini.

Diberitakan, sebelum keluarnya SK mutasi kepada ketiga tenaga medis PKM Malili, terjadi cekcok antara Bidan Nurlaelah dengan Kiki Kamal.

Diketahui, Kiki Kamal juga merupakan tenaga medis di Puskesmas Malili, yang juga merupakan istri dari, Kamal Rasyid yang menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur.

Ketiga pegawai tersebut adalah Nurlaela (Bidan), Astriani Raoda (Perawat) dan Asriyanti (Apoteker). Ketiganya merasa Surat Keputusan (SK) mutasi itu dinilai sepihak dan tidak sesuai prosedur yang ditandatangani Sekda Luwu Timur, tertanggal 4 Februari 2019. (*)

Komentar