oleh

Fadriaty Ajak Pemuda Luwu Lebih Aktif Lakukan Kegiatan

RADARLUWURAYA.com, BELOPA – Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Fadriaty AS mengajak pemuda di Sulsel untuk aktif dalam melaksanakan kegiatan.

Sebab katanya, pemerintah saat ini, akan kendukung segala aktifitas positif yang dilakukan oleh pemuda.

Hal tersebut, dikatakan wanita yang akrab disapa Enceng ini, saat melakukan Dialog dan Silahturahmi terkait Perda No.3 Tahun 2018 tentang Produk Hukum pembangunan Kepemudaan di Desa Tallang,Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu,Minggu (03/11/2019).

“Inti dari perda ini bahwah pemuda mulai umur 16 tahun hingga umur 30 dijamin oleh pemerintah untuk melakukan aktifitas,jika ada pemuda atau organisasi kepemudaan agar silahkan melakukan kordinasi bersama pemerintah,insya allah akan dibantu meski sangat terbatas,minimal diberi pelatihan”ujar Fadriaty.

Lebih jauh, Enceng mengatakan jika perda ini sangat penting bagi pemuda kedepan, sehingga pemuda nantinya mampu bersinergi bersama pemerintah.

“Nantinya setiap kabupaten /kota perda kepemudaan ini kami dorong. Sehingga ada dasar buat pemuda membuat suatu kegiatan apapun jika sudah di atur pada perda tersebut,”kata Srikandi Demoktrat itu.

Dengan hadirnya Ketua Knpi sebagai pemateri tentang Pembangunan kepemudaan Fadryati berharap mampu memberikan konstribusi teehadap pemuda.

“Saya berharap dengan hadirnya ketua KNPI ini, bisa memberikan masukan terhadap para pemuda ,”ujar Fadriaty.

Sementara itu,Ketua DPD II KNPI Kabupaten Luwu,Irwan Saputra Pajerih selaku pemateri mengapresiasi Fadryati atas kepeduliannya pada para pemuda hari ini.

“kita hari ini sangat dibutuh oleh negara untuk menjadi pemuda yang berkualitas.KNPI luwu juga mendorong Perda tentang kepemudaan ini di luwu bagaimana pada prinsinpnya perda Pembagunan Kemudaan ini bagaimna mendorong bagaimana anak muda bisa terlibat secara parstipatif dalam proses pembangunan kepemudaan,”ujar Voi sapaan akrab Ketua KNPI Luwu.

Lanjut Voi menuturkan dengan adanya perda ini pemuda nantinya tidak semata hadir secara individual namun tetapi pemerintah ikut juga andil dalam mengarahkan anak muda kedepanya.”seperti contoh kecil mendorong pembagunan yang ada di desa.Jadi pada intinya dengan perda ini pemuda berpartisapisi pada pembagunan,”ujarnya. (Arif)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *