oleh

Fadriaty: Setiap Manusia Berhak Mendapat Pendidikan Yang Layak

RADARLUWURAYA.COM, LUWU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Fadriaty AS, ST, MM, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya pendidikan.

Menurutnya, pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan.

Hal itu, dikatakan Fadriaty saat menggelar sosialisasi produk hukum Perda Nomor 2 Tahun 2017 Propinsi Sulsel tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah, di Desa Cakkeawo kecamatan Suli Kabupaten Luwu , Senin (02/12/2019).

Dirinya mengharapkan kepada seluruh masyarakat, agar menyekolahkan anak mereka minimal hingga kejenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

“Diharapkan kepada para orangtua supaya benar-benar memperhatikan pendidikan anak. Jangan biarkan anak-anak tidak pergi sekolah .Apalagi dengan melarang kesokolah demi melakukan pekerjaan ,”ujarnya.

Selain itu Anggota DPRD Sulsel yang akrab disapa Enceng ini, mengatakan jika Sosialisasi Perda wajib belajar pendidikan menengah ini menjadi sesuatu yang sangat penting agar bisa dipahami oleh seluruh masyarakat.

Sebab katanya, dengan berlakunya perda wajib belajar pendidikan menengah tersebut, masyarakat akan diwajibkan untuk menyekolahkan anaknya hingga kejenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Sekali lagi Saya berharap para orang tua untuk sekolahkan anak-anaknya hingga tamat SMA bahkan hingga tamat kulia Ini juga akan membuka peluang anak-anak kita bisa berkompetisi di dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan jika saat ini, dengan begitu tidak ada lagi alasan orang tua untuk tidak menyekolahkan anaknya. Menurutnya, alasan orang tua selama ini tidak melanjutkan pendidikan anaknya karna terkendala masalah biaya.

Namun hal itu, saat ini tidak perlu lagi dikhawatirkan oleh para orang tua. Pasalnya, pemerintah telah mengalokasikan dana untuk sekolah setingkat SMA sebesar Rp 20 Miliar rupiah .

“Untuk APBN tahun 2019 dialokasikan sebesar Rp 492 triliun dan Rp 308 triliun di distribusi kedaerah, sisanya untuk 20 kementerian atau lembaga yang turut melaksanakan fungsi pendidikan, termasuk di Sulsel yang sudah mencapai 42 persen dari belanja langsung APBD 2019 atau sekitar Rp 200 miliar lebih, “ujarnya

Diketahui , Selain sosialisasi Perda No.2 Tahun 2017 tentang wajib belajar pendidikan menegah, Anggota DPRD Sulsel, Fadriaty sekaligus dirangkaikan Acara Silaruhrahmi bersama Masyarakat Suli Desa Cakkeawo.

Fadriaty yang saat ini tercatat sebagai salah satu calon anggota DPRD Propinsi Sulsel dari Partai Demokrat di Dapil 11 Sulsel (Luwu Raya) tahun 2019 ini juga sebelumnya melakukan sosialisasi Perda Pendidikan Menengah di sejumlah kabupaten di Luwu Raya.

Selain dihadiri Puluhan Masyarakat , kegiatan tersebut dihadiri narasumber wartawan senior Luwu Raya ,Andrie Islamuddin ,dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Agama, serta dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cakkeawo Suamir Patta. (Arif)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *