oleh

Harapkan Saran Warga Soal Pemda Luwu Timur, Pansus LKPJ DPRD Kunker di Mangkutana

RADARLUWURAYA.com – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah (LKPJ) merupakam bentuk pertanggungjawaban setiap kepala daerah yang bersifat transparan.

Sehingga masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Luwu Timur diminta memberikan saran dan masukan agar menjadi perbaikan pemerintah.

Demikian diungkapkan Koordinator Pansus LKPj DPRD Luwu Timur, H.M.Siddiq BM saat di kantor Camat Mangkutana dalam rangka Kunjungan Kerja (kunker) Monitoring dan Evaluasi dalam rangka pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018, Jumat (05/04).

Dalam kunker ini, Siddiq BM menyebutkan, jumlah APBD sebesar 1,5 Triliun bukan hanya untuk kegiatan fisik saja. Namun kata dia, hal tersebut dapat dimanfaatkan dalam upaya memperbaiki pelayanan kepada masyarakat sehingga lebih baik.

Tak hanya itu, dalam kesempatan ini disebutkan bahwa, jika sejauh ini capaian dalam program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur selama kepemimpinan pasangan Bupati-Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler-Irwan Bahri Syam tanpa kendala alias baik-baik saja.

“Olehnya itu, kami ingin mendengar lebih banyak, saran dan masukan akan menjadi catatan DPRD untuk disampaikan kepada pemerintah. Apakah benar baik-baik saja,” ujar Siddiq.

Sementara Ketua Pansus LKPj DPRD Luwu Timur, Abdul Munir Razak mengajak masyarakat untuk senantiasa berfikir positif.

Diungkapkannya, Pansus LKPJ terbentuk karena ingin memberikan pertimbangan dan catatan rekomendasi dalam rangka perbaikan pada tahun berikutnya.

“Mari kita berfikir positif, dalam rangka perbaikan kedepannya,” kata Munir.

KUNKER PANSUS. Peserta kunjungan kerja Pansus LKPJ DPRD Luwu Timur. (Hms)

Hal senada juga diungkapkan anggota Pansus LKPj lainnya, Najamuddin. Menurut, UU Nomor 23 Tahun 2014, DPRD dan Pemerintah Kabupaten adalah unsur penyelenggara pemerintahan.

Sehingga kata dia, apabila tatanan pemerintah menjadi baik, tak lepas juga dari peranan DPRD yang ikut andil.

“Jadi apakah APBD 1,5 Triliun kemarin bisa memberikan kinerja lebih baik?, ini semata-mata untuk perbaikan pelayanan terhadap masyarakat,” jelas Najamuddin.

Menurut data Bapelitbangda untuk APBD TA 2018 di Kecamatan Tomoni Timur, teralokasi 48 kegiatan fisik dengan anggaran terealisasi 7,4 Miliar atau 89 persen. Kecamatan Tomoni, teralokasi 42 kegiatan fisik dengan realisasi anggaran 9,3 Miliar atau 95 persen.

Kecamatan Kalaena, teralokasi 34 kegiatan fisik dengan realisasi anggaran 18,6 Miliar atau 97 persen. Kecamatan Mangkutana, teralokasi 31 kegiatan fisik terealisasi 16,7 Miliar atau 98 persen.

Dalam kunker ini diikuti oleh Ketua Pansus Abdul Munir Razak, anggota pansus Najamuddin, H.M. Sarkawi A. Hamid, Camat Mangkutana Sri Mulyani, Camat Tomoni Umar Hasan Dalle, Camat Tomoni Timur Nursan Odang, Camat Kalaena Alimuddin Bachtiar, pemerintah desa dan tokoh masyarakat. (Hms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *