oleh

HUT KTM Mahalona Raya, Husler Serahkan 1 Unit Ambulance

RADARLUWURAYA – Kota Mandiri Terpadu (KTM) Mahalona Raya merayakan hari ulang tahunnya ke-3 yang jatuh pada 9 November.

Perayaannya baru dilaksanakan pada Selasa, 13 November di Halaman Kantor Desa Kalosi, Kecamatan Towuti. Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler di dampingi Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, hadir di acara tersebut.

Peringatan HUT KTM Mahalona Raya mengangkat tema ‘Dengan Peringatan Hari Jadi Mahalona Raya ke-3 Mampu Mengelola Potensi Desa dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Luwu Timur Terkemuka 2021’.

Wilayah Mahalona Raya Kecamatan Towuti, meliputi Desa Tole, Mahalona, Libukan Mandiri, Kalosi dan Desa Buangin.

“Secara umum pembangunan wilayah Mahalona Raya terus berkembang sejalan dengan masuknya wilayah ini sebagai kawasan prioritas nasional karena ada banyak manfaat yang diperoleh Desa yang masuk kawasan prioritas nasional, termasuk beberapa Kementerian akan menggelontorkan bantuan anggarannya,” ucap Husler.

Thorig Husler juga mengatakan, salah satu kendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Kabupaten Luwu Timur disebabkan karena ada sebagian wilayah masuk dalam kawasan hutan.

Secara umum Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah mengusulkan kurang lebih 79.932 hektar untuk dilepaskan. Jika dirinci total terbagi dua yakni, Perubahan status kawasan hutan menjadi non kawasan hutan (APL) Seluas 47.052 hektar sementara untuk perubahan fungsi kawasan hutan seluas 32.880 hektar.

“Namun yang patut disyukuri bahwa, sebagian besar wilayah Mahalona Raya ini sudah termasuk non kawasan hutan atau APL sehingga bisa berkembang dan mendapat porsi untuk pembangunan infrastruktur, apalagi wilayah Mahalona Raya ini juga masuk sebagai salah satu kawasan perdesaan prioritas nasional atau KPPN,” kata Husler.

Rencana untuk kegiatan Tahun 2019 di Mahalona Raya terdiri dari KPPN terdiri infrastruktur jalan ruas Libukang mandiri sebesar Rp12,4 M. DAK Afirmesi sebesar Rp5,1 M. Tugas Pembantuan Transmigrasi (APBN) yakni, jembatan, jalan, Masjid, embung dengan total Rp10,6 M. DAK
Perdagangan yakni pembangunan pasar sebesar Rp1,6 M. DAK PU.

Pembangunan IPAL dan Septik individual 5 Desa sebesar Rp. 2,250 M. Dan pembagunan Bendung Desa Buangin Rp. 700 Juta, Pembangunan bendung Desa Tole Rp. 600 Juta dari APBD Dinas PU.

Terkait infrastruktur jalan, kata Husler, untuk tahun depan, akan dilanjutkan kembali pembangunan ruas jalan beton Pekaloa Mahalona yang tersisah 6 KM.

“Intinya, jika masyarakat terus bersyukur dan menjaga kebersamaan, Pemerintah bisa terus fokus membangun wilayah ini,” tutup Husler.

Dalam acara syukuran itu, Husler menyerahkan 1 unit mobil Ambulance untuk PKM Mahalona, dab penyerahan buku perpustakaan desa.

Husler juga meresmikan perpustakaan desa serta penanaman pohon penghijauan. (asril)

Komentar