oleh

KJSU Caryata Sukses Tanam Perdana Peremajaan Sawit Rakyat

ANGKONA, RADARLUWURAYA.com — Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Koperasi Jasa Serba Usaha (KJSU) Carya Anugrah Tani (Caryata) melakukan penanaman perdananya di Dusun Beringin, Desa Tawakua, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (15/9/2020) lalu.

Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sulawesi Selatan H Badar menyebutkan, penanaman perdana KJSU Caryata dalam Program PSR ini merupakan tanam tercepat yang ada di Indonesia.

Betapa tidak, dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah dana PSR cair, pihak KJSU Caryata langsung melakukan proses penanaman perdana PSR.

“Tanam perdana ini paling tercepat di Indonesia, bayangkan saja baru satu minggu dananya dicairkan dari BPDPKS, pengurus langsung melakukan tanam perdana,” ungkap H Badar.

Lebih jauh diungkapkannya, progres ini sangat signifikan. Seharusnya kata dia, tanam perdana ini paling cepat dilakukan pada bulan September tahun 2021 nanti.

Namun karena pengurus koperasi KJSU Caryata serius menangani hal ini, sehingga program ini dengan cepat direalisasikan.

“Pengurus koperasi (KJSU Caryata) betul-betul serius menangani sehingga bisa secepat ini,” imbuh H Badar.

Tak hanya itu kata dia, bibit PSR yang ditanam itu merupakan bibit unggul yang sudah tersertifikasi.

Bahkan, bibit yang ditanam itu nantinya tak membutuhkan waktu lama untuk mulai bereproduksi. Hanya sembilan bulan pasca tanam sudah mengeluarkan bunga.

“Di Luwu Utara bibit yang sudah ditanam sembilan bulan lalu itu sudah banyak bunga yang keluar. Ini menandakan bahwa bibit yang akan ditanam adalah bibit unggul dan sudah tersertifikasi,” jelasnya.

Sementara Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler sangat mengapresiasi KJSU Caryata dalam merealisasikan program PSR tersebut.

“Suatu kebahagiaan berada ditengah-tengah kita semua untuk melaksanakan tanam perdana kelapa sawit KJSU Carya Anugrah Tani. Semoga program ini berjalan dengan baik dan mensejahterakan para petani kelapa sawit. Atas nama pemerintah Kabupaten Luwu Timur saya sangat mengapresiasi program yang sudah berjalan ini,” kata Husler.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KJSU Caryata, Mistianto menyebutkan, Koperasi yang dipimpinnya itu baru genap berusia empat bulan sejak terbentuk pada tanggal 16 Mei 2020 silam.

Meski demikian, sampai saat ini telah tercatat sekira 474 hektar lahan petani yang terakomodir melalui KJSU Caryata.

“Tahap I sebanyak 151,9 hektare, tahap II sebanyak 104,5 Hektar dan tahap III sebanyak 219,39 hektare,” urai Mistianto dalam laporannya.

Untuk diketahui, lokasi lahan petani yang diakomodir KJSU Caryata tersebar di tujuh Kecamatan antara lain di Kecamatan Mangkutana, Angkona, Nuha, Wasuponda, Burau, Wotu dan Kecamatan Tomoni

Sejumlah lahan yang diakomodir tersebut terbagi di 20 Desa yang ada di tujuh kecamatan tersebut.

“Untuk lokasi yang telah siap dilakukan penanaman seluas 151, 56 hektare tahap I dengan jumlah bibit sebanyak 22.734 pohon plus pupuk,” pungkas Mistianto. (rlr)

Komentar