oleh

Lewat VideoCall, Husler Semangati Pasien Covid-19

MALILI,RADARLUWURAYA.com– Sebagai salah satu bentuk dukungan moril kepada warganya yang menjadi pasien positif Corona (Covid-19), Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler mengirimkan doa serta memberikan semangat kepada salah satu pasien DW (30) yang saat ini menjalani karantina di Hotel Swiss Bell, Makassar.

Bupati Luwu Timur memberikan support sekaligus berkomunikasi secara langsung kepada pasien tersebut melalui Video Call, dari rumah jabatan Bupati, Jum’at malam (15/05/2020).

Dari Video Call tersebut, DW tampak segar dan bersemangat menjalani masa karantina, dalam balutan masker Ia terlihat tertawa lepas saat berkomunikasi dengan Bupati.

Dalam percakapan tersebut, Bupati menanyakan kondisi kesehatan serta berbagai hal kepada DW. Bagaikan seorang ayah kepada anaknya, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini memberikan wejangan dan pesan agar DW selalu menjaga kondisi tubuh serta banyak istirahat.

“Apa kabarnya bu, tetap semangat yah dalam menjalani masa karantinanya, In Sha Allah kami disini akan terus memantau perkembangan kalian disana, tetap patuhi protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan, sehingga bisa kembali aktifitas seperti biasanya,” tutur Bupati.

Sementara itu, DW, pada percakapan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Luwu Timur yang sudah begitu peduli kepada dirinya. “Terima kasih Haji untuk kiriman doa dan semangatnya, saya tidak sangka pak Bupati yang menghubungi saya malam ini,” katanya.

Selanjutnya, DW menjelaskan penanganan di tempat karantina sangat baik, suasananya juga nyaman dan menyenangkan. Mendengar jawaban yang disampaikan DW, Bupati sangat terharu.

Di akhir video callnya, Bupati juga menguatkan hati DW untuk tetap tenang menghadapi persalinannya. “Kita disini mendoakan semoga persalinan berjalan lancar dan tanpa kendala,” ujar Bupati mengakhiri percakapan VC.

Sebagaimana diketahui, DW merupakan salah satu pasien positif Covid-19 yang sedang dalam keadaan hamil tua, Pasien dengan kode nama 42 juga merupakan tim medis yang bertugas di Puskesmas Mangkutana. DW menjadi pasien Covid-19 setelah terkonfirmasi positif Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur beberapa hari lalu.

Sesaat setelah menutup percakapan dengan DW, Bupati mengatakan, kasus DW mungkin merupakan satu-satunya kasus di Indonesia, yang mana terserang Covid saat dia sudah hamil tua, olehnya itu kondisinya setiap saat saya pantau.

Kepada Plt. Kadis Kesehatan, Rosmini Pandin, Bupati meminta agar selalu memantau kondisi Pasien Covid Luwu Timur yang menjalani karantina di Makassar.  “Meski jauh kita tetap harus tahu perkembangan mereka setiap saat, Pantau terus ya bu dokter jangan sampai ada yang dilewatkan,” tutup Husler.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *