oleh

Mahasiswa Soroti Pengelolaan Sampah, Rektor IAIN: Saya Pernah Bersihkan Kamar Mandi

RADARLUWURAYA.com, PALOPO – Pengelolaan sampah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, menuai kritikan dari para aktivis yang berada di kampus tersebut.

Kritikan itu datang dari Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Syariah, Muhaimin Ilyas. Menurutnya, menumpuknya di kampus yang berlabel islam itu, sepatutnya tidak terjadi.

Terlebih lagi, hingga mengeluarkan bau busuk yang bisa menganggu proses belajar mahasiswa. Jadi katanya sudah sepatutnya, pihak kampus harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Perlu ada rasa kepedulian terhadap lingkungan kampus, agar mahasiswa dapat menghirup udara segar di setiap sudut-sudut kampus, apalagi kita kampus yang label islam, Perlu menciptakan suasana islami baik hubungan sesama manusia dan hubungan kepada Alam juga kita jaga dengan salah satu cara menjaga kebersihan,” katanya, Minggu (21/7).

Kendati melayangkan kritikan, dirinya dan sejumlah mahasiswa lainnya melakukan pembakaran terhadap sampah yang menumpuk di sekitar sekertariat mahasiswa, yang berada di dalam kampus.

Sementara Rektor IAIN Palopo, Abdul Pirol yang dimintai keterangannya, ternyata juga mengalami keluhan yang sama. Dia mengatakan jika tumpukan sampah tersebut, merupakan sampah yang ditinggalkan oleh para mahasiswa usai melaksanakan sebuah kegiatan.

Bahkan orang nomor satu di IAIN Palopo ini, menyebutkan jika dirinya bahkan pernah membersihkan sendiri sisa sampah dari kegiatan para mahasiswa yang dilakukan di Kampus.

“Baiknya langsungki ke kampus dan wawancara dengan pihak terkait di lapangan termasuk mahasiwa. Bagaimana mereka menjaga kebersihan. Bayangkan saya pernah bersihkan kamar mandi ada bekas memasak ikan berikut pancinya,” katanya Kepada Harian Radar Luwu Raya. (Ald)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *