oleh

Pegang Kemaluan Siswanya Dua Kali, Oknum Kepsek Nyaris Dimassai

RADARLUWURAYA.com – Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah oknum Kepala Sekolah Negeri Kejuruan di Luwu Timur inisial AK yang diduga berbuat tak senonoh kepada salah seorang siswanya.

Akibat perbuatannya, oknum Kepala SMK di Luwu Timur tersebut nyaris dimassa oleh ratusan siswanya yang tersulut emosi lantaran tak terima rekannya diperlakukan tak senonoh.

“Kami tak terima. Harusnya seorang guru apalagi dia seorang kepala sekolah mengajarkan kami kebaikan , justru dia berbuat tak senonoh kepada muridnya sendiri. Pokoknya dia harus dihukum,” teriak beberapa siswa saat hendak menghakimi oknum kepala Sekolah, AK, Kamis (14/2).

Berdasarkan keterangan beberapa rekan korban, termasuk korban berinisial SD mengaku, kejadian berawal saat korban tengah melakukan sebuah kesalahan yakni telat datang ke sekolah.

Akibat kesalahan itu, Kepala sekolah berinisial AK lantas meminta korban ke ruangannya untuk diberi hukuman dan peringatan.

Namun sayangnya didalam ruangan, sang kepala sekolah malah melakukan pelecehan seksual dengan memegang kemaluan korban sebanyak dua kali.

Sontak korban berinisal SD ini menepis tangan oknum Kepala Sekolah lantaran tak terima diperlakukan tak sewajarnya.

”Kalau saya dihukum, saya terima. Tapi ini, dia justru memegang kemaluan saya. Saya tidak terima,” ungkap SD yang masih duduk dikelas I SMK di Luwu Timur ini.

Untungnya, disaat bersamaan tiba-tiba anggota Kepolisian dari Polsek Malili dan Polres Luwu Timur langsung mendatangi lokasi kejadian dan meredam kejadian yang hendak menghakimi oknum Kepala Sekolah tersebut.

Setibabanya di Sekolah, Aparat Kepolisian meminta siswa untuk tenang dan kembali ke rumah masing-masing.

”Kami akan tangani masalah ini. Kalian jangan anarkis,” Ujar Kabag Ops, Kompol Rifai. (*)

Komentar