oleh

Pemkot Palopo Imbau Kelompok UMKM tak Jual Fasilitas Bantuan

RADARLUWURAYA.com – Upaya merealisasikan misi Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo dibawah kepemimpinan pasangaan Wali Kota-Wakil Wali Kota Palopo, HM Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (Juara) dalam mensejahterakan masyarakat Kota Palopo terus dilakukan.

Terbukti, kali ini melaui Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo, Pemkot Palopo kembali menyerahkan bantuan fasilitasi bagi pengembangan usaha kecil dan menengah, yang dilaksanakan di Aula Kantor Koperasi dan UKM Kota Palopo, Rabu (05/12).

Wali Kota Palopo yang di wakili Kepala Inspektorat Kota Palopo, Samil Ilyas menyambut baik pemberian bantuan tersebut. Bantuan itu kata dia, nantinya sebagai stimulan dan upaya guna memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bantuan ini dikhususkan kepada kelompok UMKM yang belum mampu berkembang.

“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan nantinya UMKM dapat berkembang dan hasilnya semakin baik dan dengan sendirinya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Samil.

Lebih jauh dirinya menyebutkan, dilihat dari perspektif perekonomian daerah, sebagaimana yang dipahami bersama, usaha mikro kecil dan menengah merupakan bagian dari upaya mensejahteraan masyarakat dan meningkatkan perekonomian daerah.

“Pemerintah sebagai fasilitator dan regulator, tentunya berupaya mendorong dan mewujudnya UMKM dan akan berperan aktif dalam pengembangan usaha yang ada di Kota Palopo,” jelas Mantan Kadis Kominfo Kota Palopo ini.

Untuk itu, Pemerintah Kota Palopo berharap, melalui bantuan tersebut kelompok UMKM penerima manfaat dapat menggunakan bantuan bersama-sama dengan anggota kelompoknya dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk memajukan usaha kelompok tersebut.

“Bantuan ini perlu dijaga dan dirawat dengan baik jangan sampai tidak dimanfaatkan, saya harap juga jangan dipindah tangankan, disalah gunakan atau sampai dijual,” tegasnya.

Sekedar diketahui, bantuan fasilitas bagi kelompok UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo berupa, alat yang di serahkan pada kelompok masyarakat antara lain, alat pertukangan kayu, alat menjahit, fasilitas perbengkelan lass, pertukangan mebel, Perbengkelan Mobil dan motor, pertukangan revarasi kursi, dan industri rumah tangga. (john)

Komentar