oleh

Penguatan Pujasera Malili Habiskan Biaya 2 Miliar, Pakai Biaya APBD?

MALILI, RADARLUWURAYA.COM- Penguatan bangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Malili menghabiskan biaya 2 Miliar lebih diluar biaya APBD.

Biaya penguatan yang menghabiskan biaya 2 Miliar lebih merupakan inisiatif dan tanggung jawab dari kontraktor dan konsultan dalam membiayai penguatan bangunan Pujasera Malili.

“Jadi sekedar informasi bahwa perkuatan ini tidak menggunakan APBD, jadi ini adalah inisiatif dan tanggung jawab dari kontraktor dan konsultan dalam membiayai penguatan ini,” kata Andi Juanna saat membacakan surat pernyataan dari tim pemeriksa atau tim ahli konstruksi, Jumat (24/1/2020).

Ia menjelaskan bahwa, jadi tidak ada APBD, diperhitungkan hampir 2 Milliar lebih tambahan luar dari APBD ini adalah tanggung jawab dari rekanan dan konsultan jadi ini kami harapkan bisa dimanfaatkan dengan baik.

Sebelumnya, Diberitakan, penyidik Polres Luwu Timur sudah menerima hasil pemeriksaan tim ahli Pujasera Malili, bahwa kesalahan ada pada perencanaan proyek Pujasera Malili.

Ahli Konstruksi dari Politeknik Negeri Ujung Pandang, Dr Ir Andi Ma’al Latief MT sudah memeriksa bangunan Pujasera Malili.
Andi Ma’al mengelilingi dan memeriksa bangunan tersebut sekitar tiga jam pada saat itu.

Untuk diketahui proyek ini menghabiskan anggaran Rp 7.8 miliar yang bersumber dari APBD 2018. Kontraktor pelaksana PT Kami Jaya Konstruksi dan konsultan pengawas PT Multicipta Adhirancana. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *