oleh

Penipuan, PNS Palopo Setor Rp9 Juta Untuk Ini

RADARLUWURAYA.com – Berbagai modus penipuan yang dilakukan demi mendapatkan rupiah. Seperti penipuan yang dialami salah satu guru SD di Kota Palopo, jumat (4/1).

Penipuan tersebut mengatas namakan Dinas pendidikan, dengan modus guru yang masuk namanya dalam daftar guru di Kota Palopo harus di mutasi ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Lantaran hal itu, pihak penipu menawarkan jasa kebijakan kepada PNS untuk membayar pengurusan pembatalan mutasi. Akan tetapi jika, PNS menolak atau tidak mau, maka tidak segan-segan akan diganjar mutasi keluar daerah.

Mereka (Penipu-red) mengklaim bahwa berita mutasai tersebut berasal dari pusat. Karna menurutnya (Penipu-red), setiap Daerah se Indonesia, tak terkecuali di Kota Palopo, sebanyak tujuh orang guru PNS wajib di mutasi ke Kota Palu.

Adapun dana yang di minta untuk pengurusan pembatalan mutasi yaitu mencapai kisaran Rp13 Juta per PNS.

Demikian diuraikan salah satu korban penipuan yang  juga merupakan Guru SD di Kota Palopo yang telah berstatus PNS Disdik Kota Palopo kepada Radarluwuraya.com.

Guru SD tersebut mengaku, jika dirinya baru menyetor uang sekitar Rp9 Juta lebih kepada penipu yang mengatasnamakan pihak pembatalan mutasi.

“Saya diminta untuk bayar Rp13 juta, tapi baru Rp9 juta yang sudah saya setor,” akuinya Guru SD yang berstatus PNS Golongan 4 dan sudah disetifikasi ini yang minta dirahasiakan identitasnya.

Hal ini dibantah langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palopo, Herman Rahim,SH.MH. Pihaknya menegaskan, tidak ada mutasi secam itu baik dari pusat, bahkan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Palopo.

“Disampaikan kepada keluarga besar Dinas Pendidikan Kota Palopo agar berhati-hati dan waspada terhadap penipuan yang mengatas namakan Dinas Pendidikan,” tegas Herman. (Annisa)

Komentar