oleh

PHKOM Perempuan AMAN Suku Padoe Lutim Resmi Terbentuk, Ini Pengurusnya

RADARLUWURAYA.com – Komunitas perempuan suku Padoe Luwu Timur reami gelar Musyawarah Pembentukan Pengurus Harian Komunitas (PHKOM) Perempuan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Komunitas Adat Padoe, Jumat-Sabtu (29-30/03/2019) bertempat di Rumah Adat Patudu, Kecamatan Wasuponda.

Hal ini dilakukam dalam rangka memperkuat kepercayaan diri atas harkat dan martabat para pemimpin adat sekaligus dalam upaya memperjuangkan hak-hak perempuan adat serta penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan adat Suku Padoe di Kabupaten Luwu Timur.

Demikian diungkapkan Ketua adat Padoe, Thomas Lasampa dalam laporannya. Kegiatan ini diungkapkannya, bermaksud untuk menunjukkan eksistensi bahwa suku padoe memang ada sejak dulu dan akan terus ada di masa yang akan datang.

“Dengan dukungan perempuan-perempuan tangguh suku padoe yang punya kualitas dan berintegritas,” tuturnya.

Oleh karena itu, Thomas Lasampa berharap dengan terbentuknya komunitas perempuan suku Padoe ini maka harkat dan martabat perempuan suku Padoe akan terangkat.

Dalam musyawarah adat ini disepakati nama organisasinya adalah We’Mbaine. Sementara  pengurus inti yang terpilih adalah :
Yermin Bantoto sebagai Ketua,
Helenina Sekretaris dan
Yona Pinto selaku bendahara.

Terbentuknya komunitas perempuan adat suku ditandai dengan penyerahan bendera AMAN dari Marlina Taba sebagai ketua pengurus Harian wilayah (PHW) AMAN Sulsel kepada pengurus komunitas perempuan Padoe yang baru terpilih.

Kegiatan yang sarat budaya dan adat ini dihadiri oleh 29 perwakilan perempuan suku Padoe dari Wasuponda dan sekitarnya,  termasuk Kawata dan Mangkutana.

Hadir pula ketua adat Padoe pusat, Thomas Lasampa bersama Mohola, Mariban Malotu. Sedangkan pengurus AMAN yang hadir adalah Marlina Taba, termasuk pengurus Harian Wilayah, AMAN Sulawesi Selatan dan Andre Tandigau, Biro Organisasi dan Hubungan Komunitas AMAN Tana Luwu.

Kegiatan ini difasilitasi oleh PT Vale Tbk,  Sorowako. (*)

Komentar