oleh

Pemekaran Kabupaten Butuhkan 300 Miliyar, Aktivis Wija To Luwu Kumpulkan Sejuta Koin

RADARLUWURAYA.com – Sejumlah aktivis yang menamakan diri Aliansi Wija To Luwu menggelar Aksi Sejuta Koin untuk pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan pemekatan Provinsi Tana Luwu, di Jalan Ratulangi, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Palopo, Rabu (6/2/2019) Pukul 11.00 Wita.

Massa aliansi yang turun dalam aksi kali ini berjumlah 25 orang, mereka melakukan beberapa aksi diantaranya orasi, membentangkan bendera lembaga, membentangkan spanduk kegiatan, dan penggalangan dana.

Koordinator aksi, Tandik Esak Parinding mengatakan, Aliansi Wija To Luwu berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat Tana Luwu demi meningkatkan pelayanan publik yang bermutu serta distribusi kesejahteraan dan keadilan masyarakat Tana Luwu melalui perjuangan Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Tana Luwu.

“Aksi Sejuta Koin adalah aksi sosial yang dilakukan oleh Aliansi Wija To Luwu sebagai bentuk protes atas statement Mendagri bahwa dalam melakukan pemekaran 1 Kabupaten saja itu membutuhkan anggaran sebesar 300 M maka dari itu aksi 1 juta koin ini menjadi jawaban atas persoalan pemerintah untuk segera memekarkan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Tana Luwu”, katanya.

Tandik menambahkan perjuangan ini menjadi wujud nyata mengenai harapan masyarakat Tana Luwu, bahwa semua siap berkorban demi terwujudnya cita-cita bersama, sebab Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Tana Luwu adalah perjuangan leluhur yang harus di bayar tuntas.

Masih sama dengan aksi sebelumnya dalam aksi mereka tetap pada tuntutan pada aksi – aksi sebelumnya antara lain: 1.Mendesak Pemerintah mencabut Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB), 2.Mendesak Pemerintah memekarkan Kabupaten Luwu Tengah, dan 3.Mendesak Pemerintah memekarkan Provinsi Tana Luwu.

Diketahui Aksi Sejuta Koin untuk Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Tana Luwu akan dilaksanakan selama 4 hari terhitung Rabu, 6 Februari 2019 sampai dengan hari Sabtu, 9 Februari 2019. (Ana)

Komentar