oleh

Proyek GOR Lutra Terancam Mangkrak, Legislator PAN Minta Dispora Dievaluasi

RADARLUWURAYA.com- Keinginan warga Luwu Utara untuk segera memiliki dan memfungsikan Gedung Olah Raga (GOR) terpaksa harus tertunda.

Pasalnya Proyek Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) yang terletak di Desa Kamiri Kecamatan Masamba Luwu Utara sudah di penghujung tahun namun kondisi bangunan baru terealisasi sekitar 50%.

Kondisi tersebut mendapat tanggapan dari Legislator PAN yang juga Ketua Komisi III DPRD Luwu Utara, Karemuddin. Ia menilai kondisi pembangunan GOR itu disebabkan tidak profesionalnya SKPD teknis sebagai pelaksana kegiatan tersebut.

“Kondisi ini karena ketidak becusan SKPD teknis yang ditunjuk melaksanakan kegiatan tersebut. Padahal GOR itu harapan kita yang akan menjadi ikon Luwu Utara,kita semua harapkan selesai tahun ini, tapi realitanya sudah dipenghujung tahun tapi baru terealisasi 50%,”ujar Karimuddin, Kamis (22/11/2018).

Ia juga menyebutkan bahwa bagaimana bisa dianggap prestasi jika proyek sebesar itu tidak bisa rampung di tahun 2018, buktinya kondisi bangunan secara kasat mata pekerjaanya masih 50 persen.

“Gimana bisa kita anggap ini suatu prestasi, ngurusi benda mati saja kita kesulitan untuk menyeelesaikan. Dispora mestinya di evaluasi terkait keterlambatan penyelesaian GOR, kasian daerah kalau semua SKPD telat dalam realisasi belanja publik,”ujarnya.

Lanjut Karemuddin menambahkan bahwa dapat dipastikan dengan kondisi proyek seperti itu ia khawatir kalau proyek pembangunan GOR di Desa Kamiri tersebut menjadi mangkrak karena pembangunannya yang lambat.

Diketahui, GOR rencananya dibangun diatas lahan seluas 17 hektar di Desa Kamiri, Kecamatan Masamba Luwu Utara, dimana sebelumnya pada bulan agustus lalu Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan GOR yang menelan anggaran mencapai Rp 6,4 miliar. (Aksan)

Komentar