oleh

Sumbang Emas ke-29 untuk Indonesia, Ini Profil Hanifan !

RADARLUWURAYA.com – Emas demi emas diraih atlet-atlet Indonesia pada ajang Asian Games 2018. Dari target 16 medali emas pada ajang ini, Indonesia justeru sudah berhasil meraih sebanyak 29 emas dari berbagai cabang olahraga.

Emas terakhir yang masuk hari ini, Rabu (29/8/2018) berasal dari cabang Olaharaga pencak silat di nomor putra kelas C 55-60 kg. Emas ini disumbangkan oleh Hanifan Yudani Kusumah setelah menang atas wakil Vietnam, Thai Linh Nguyen. Hanifan Yudani Kusumah sukses keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.

Dalam pertarungan tiga, ronde itu Hanifan sempat mendapat kartu merah karena dinilai menyerang wajah lawannya. Keberhasilan Hanifan membuat Indonesia makin kokoh di posisi empat klasemen sementara Asian Games 2018 dengan torehan 29 emas, 22 perak, dan 35 perunggu.

Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangannya. Ia berlari dan sujud syukur sambil membawa bendera merah putih. Bahkan Hanifan sempat digendong oleh pelatihnya. Hanifan juga menghampiri Presiden Jokowi, Jusuf Kalla, dan Prabowo Subianto yang ada di tribun penonton.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Pesilat Indonesia yang satu ini. Rupanya ia adalah Seorang pesilat dari Perguruan Tadjimalela. Ia adalah putra berusia 20 tahun, yang lahir pada 25 Oktober 1997 di Bandung. Hanifan memiliki tinggi badan 165 cm.

Remaja yang mulai turun bertanding pada tahun 2010 saat masih duduk di bangku kelas 6 SD, memiliki bakat pencak silat yang menurun dari hobby kedua orang tuanya yang juga pelatih dari Popda Jabar. Ia mulai menyukai pencak silat sejak duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD).

Dani Wisnu, Ayah dari Hanifan yang juga kebetulan tergabung di Pelatnas Pencak Silat pada 2005 membuatnya tergiur untuk meneruskan perjuangan sang ayah.

Kejuaraan Pencak Silat pertamanya adalah turnamen internal Tadjimalela Cup yang diadakan dalam lingkup Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Pada penampilan perdananya saat itu, Hanifan berhasil mengalungkan medali perak. Setelah itu Hanifan selalu meraih medali saat turun bertanding.

Saat menapaki kelas junior, Hanifan pertama kali merebut medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2014. Dari sana ambisinya tumbuh untuk terus mempertahankan medali emas di setiap kejuaraan. Pada 2015 dalam ajang Penang Open, adalah kali pertama Hanifan berhasil mendapatkan medali emas di taraf Internasional Open.

Hingga saat ini tercatat lebih dari 20 medali emas yang berhasil didapatkannya dari kejuaraan tingkat Provinsi, Nasional, Internasional Open, dan Internasional Resmi.

Selama mengikuti pertandingan di tingkat junior ia pernah mengalami tiga kali kalah. Sedangkan di tingkat senior baru kalah satu kali.

Tak hanya silat, ia juga mempunyai hobi olahraga lainnya, yaitu sepak bola. Menurutnya, dia menjajal olahraga lain untuk membangun dasar-dasar olahraga. (*)

 

Berikut Profil Singkat Hanifan Yudani Kusumah

Nama : Hanifan Yudani Kusumah
Tempat/Tgl Lahir : Bandung, 25 Oktober 1997
Asal : Soreang, Kab. Bandung
Orang Tua : Dani Wisnu (ayah) Dewi Yanti (ibu)
Media Sosial : Instagram @hanifan_yk

Prestasi

2015 Malaysia Open, Pinang (Emas)
2015 Kejurnas Invitasi, Jawa Barar (Emas)
2016 Malaysia Open, Sabar (Emas)
2016 PON Jawa Barat, Jawa Barar (Emas)
2016 World Champions, Bali (Emas)
2017 Pra Sea Games, Malaysia (Perak)
2017 Belgia Open, Belgia (Emas)
2017 Sea Games, Malaysia (Perunggu)
2017 Asian Championship, Korea (Eerak)
2017 Malaysia Open, Pinang (Emas)
2018 Belgia Open, Belgia (Emas)
2018 Asian Games, Indonesia (Emas)

 

(diolah dari berbagai sumber)

Komentar