oleh

Rapat Paripurna DPRD Lutim Tidak Quorum, Ini Kata BK

RADARLUWURAYA.com – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daearh (DPRD) Kabupaten Luwu Timur dalam laporan pimpinan gabungan komisi dan persetujuan bersama RAPBD 2019, sekaligus pendapat akhir kepala daerah serta mendengarkan laporan hasil kerja pansus tahap II dirangkaikan dengan penyerahan ranperda inisiatif tahap III tahun 2018 digelar, Kamis (29/11).

Namun dalam rapat Paripurna tersebut, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur keluar tanpa diketahui.

Sebanyak 30 orang anggota DPRD Luwu Timur, hanya 11 orang yang hadir dalam rapat tersebut, sehingga Paripurna Anggota DPRD Luwu Tumur tidak quorum.

Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam, Jumat (30/11) kepada media menegaskan, sejumlah anggota dewan yang keluar pada saat rapat telah disampaikan ke BK.

“Sudah di sampaikan ke badan kehormaran, dan mereka segera melakukan pemanggilan, ke anggota dewan yang keluar,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Badan Kehormatan (BK) Suardi mengaku, dirinya juga keluar pada saat berlangsungnya Rapat Paripurna tersebut. Namun kata dia, dirinya keluar karena ada agenda ceramah.

“Saya juga yang keluar, karena ada undangan ceramah dari majelis taklim. Undangan Rapat sebenarnya jam 2 namun molor ke jam 3 lewat, jadi teman – teman yang ada agendanya keluar untuk dihadiri,” ujarnya.

Selain itu, kata Suardi, pihaknya telah mendapat laporan terkait hal tersebut, hingga saat ini BK sementara melakukan kelarifikasi.

“Yang bertanda tangan pada saat paripurna sebanyak 21 orang,” ujarnya.

Bahkan, kata Suardi, diantara 21 dewan tersebut ada yang santai dikuar ruang rapat sambil merokok.

Bahkan Ketua BK ini menuturkan, bahwa rapat paripurna yang diselenggarakan itu, sangat penting karena disitu adalah rapat mengambil keputusan.

“Saat ini yang masuk ke BK untuk memberikan keterangan baru dua orang,” akuinya.

Suardi juga menambahkan, BK juga akan menelusuri siapa – siapa saja yang kerap melakukan hal itu, saat paripurna berlangsung.

“Nantinya BK akan mengadakan rapat, dan akan merundingkan sangsi apa yang akan diberikan sesuai dengan pelangaranya,” tutur Suardi. (anto)

Komentar